Vernal Equinox dan InOMN 2012

Sabtu 22 september 2012 akan menjadi hari yang sangat berkesan bagi para pengamat langit. Di hari itu juga semua orang yang berada di bumi akan serentak mengamati matahari dan bulan. Disiang hari, pengamatan langit ditujukan pada pengamatan matahari yaitu saat dimana matahari mengalami equinox atau saat matahari transit di atas garis katulistiwa dan saat malam menjelang pengamatan langit ditujukan pada pengamatan bulan yang dilakukan serentak oleh semua pengamat langit di seluruh belahan dunia atau yang lebih dikenal sebagai InOMN(International Observe the Moon Night).



Vernal Equinox merupakan fenomena alam yang terjadi setiap tahunnya. Vernal Equinox sejatinya merupakan fenomena dimana matahari pada hari itu posisi nya tepat di atas garis katulistiwa atau dengan kata lain matahari memiliki deklinasi 0 derajat. Secara teori pada saat terjadi equinox baik vernal equinox maupun auntumnal equinox, lama hari pada saat siang sama dengan malam. Hal ini disebabkan saat matahari berada tepat diatas garis katulistiwa posisi kemiringan sumbu bumi sejajar dengan posisi sumbu matahari sehingga lama penyinaran yang terjadi di permukaan bumi baik selatan dan utara mendapatkan lama waktu penyinaran yang sama. Hari dimana lamanya siang dan malam sama yaitu sekitar 12 jam biasa disebut juga sebagai hari equilux. Equilux sendiri merupakan gabungan dari bahasa latin yaitu aquus(sama) dan nox(malam). Jadi pada saat equinox terjadi, peristiwa matahari transit tepat diatas katulistiwa dinamakan equinox dan harinya dinamakan equilux

Posisi kemiringan sumbu bumi yang sejajar dengan kemiringan sumbu matahari. Dok : Kafe Astronomi.com

Bagi sebagian orang, peristiwa equinox sering disebut sebagai hari tanpa bayangan. Disebut demikian karena pada saat saat matahari tepat diatas kepala (zenith) di kawasan katulistiwa, semua bayangan yang memiliki posisi tegak lurus dengan zenith tidak akan memiliki bayangan karena posisi penyinaran sejajar terhadap objek yang disinari. Pada fenomena equinox, hari tanpa bayangan hanya dapat dibuktikan di lokasi-lokasi geografis yang memiliki garis lintang 0 derajat seperti di pontianak dimana saat matahari tepat diatas zenith tongkat yang tegak lurus tidak akan memiliki bayangan.

Disore hari, saat matahari telah lelah tenggelam di ufuk barat dan sang rembulan pun muncul menggantikan matahari menyinari sisi-sisi bumi yang gelap. Ditanggal yang sama 22 september 2012 seluruh pengamat langit yang tersebar diseluruh dunia akan mengamati bulan secara serentak pada hari dan tanggal yang sama. Sebutlah namanya International Observe the Moon Night atau InOMN. InOMN sejatinya merupakan kegiatan yang diadakan oleh para ilmuwan, pendidik dan pengamat bulan baik dari pemerintahan maupun non kepemerintahan di seluruh dunia untuk mengamati bulan bersama-sama. Beberapa mitra yang mendukung diadakannya InOMN adalah  Astronomical Society of the Pacific (ASP), EU-Universe Awareness (UNAWE), Lunar and Planetary Institute. Selain itu InOMN juga ditujukan untuk memperingati neil armstrong sebagai manusia pertama yang menginjakkan kaki nya dibulan. mengamati bulan tidak harus menggunakan teleskop. Namun dengan mengamati nya secara langsung menggunakan mata tanpa alat bantu optik, juga sudah termasuk dalam partisipasi InOMN. Tujuan diadakannya InOMN adalah untuk merangsang agar masyarakat di seluruh dunia mulai peduli dengan benda-benda langit khususnya bulan sebagai satelit alam bumi kita.

Jika anda mengikuti pengamatan InOMN, kami menyarankan anda dapat mendaftarkan Club, organisasi maupun institusi anda sebagai report bahwa anda akan turut serta mengamati bulan. Hal ini dilakukan sebagai salah satu wujud upaya agar di indonesia juga mengadakan pengamatan bulan bersama-sama. Selamat mengamati langit dan salam astronomi indonesia!!! Happy Skygazing guys!!! 🙂

Link pendaftaran http://observethemoonnight.org/getInvolved/register_event.cfm

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : ekohadigunawan@gmail.com Fb : Eko Hadi G

2 thoughts on “Vernal Equinox dan InOMN 2012

Leave a Reply