Update Database Komet di Stellarium


Stellarium merupakan aplikasi simulasi langit yang dapat kita gunakan untuk menentukan dimana posisi dari benda-benda langit seperti bintang, planet, galaksi, cluster, asteroid dan komet. Ada kalanya penemuan-penemuan komet maupun asteroid membuat kinerja stellarium menjadi usang tidak mengenali objek saat kita mencari benda langit yang kita inginkan atau bahasa kerennya tidak “up to date”. Untuk itu diperlukan adanya update database benda langit agar stellarium dapat mengenali benda langit yang kita inginkan. Pada bahasan kali ini akan saya paparkan cara update database pada stellarium khusus nya komet. Namun tidak menutup kemungkinan jika kawan-kawan menggunakan tutorial ini untuk mengupdate database asteroid juga karena langkah2x yang dipaparkan juga hampir sama seperti hal nya update database asteroid. Bedanya hanya pada pemilihan jenis benda langit nya, Comets untuk update database komet dan Asteroids untuk update database asteroids. Versi Stellarium yang saya gunakan adalah versi 0.12.0. Stellarium dapat anda download secara free pada link ini www.stellarium.org. Baik langsung saja kita update database nya dengan menjalankan stellarium yang kita miliki langsung via internet.

Buka jendela “Configuration” atau tekan F2. Kemudian masuk pada tab “Plugins” dan pilih opsi “Solar System Editor“. Pastikan anda telah menjalankan plugin ini pada saat startup, jika belum beri checklist pada “Load at Startup.” Setelah itu tekan tombol “Configure



Setelah muncul jendela baru yaitu “Solar System Objects“, pilih tab “Solar System” dan tambahkan objek tatasurya dengan menekan tombol “Import orbital elementds in MPC Format…

Masuk pada jendela “Import data”, pada tab “Lists” kolom “Select type” pilih Comets karena database yang akan kita update adalah database komet. Lanjut pada kolom berikutnya yaitu kolom “Select Source“, beri checkbutton pada opsi “Download a list of objects from the internet” dan pilih sumber database “MPC’s List of observarable comets” kemudian tekan tombol “Get orbital elements.”

Tunggu hingga proses download database selesai.
stellarium-003

Setelah sumber database ditemukan dan muncul daftar nama komet, beri cek button pada opsi “overwrite existing objects” dan “Mark all.” klik tombol “Add objects” dan database komet pada stellarium akan mulai di update.

Sebagai uji coba, kita cari objek komet C/2011 L4. Stellarium telah mengenali dan siap menunjukkan posisi dari komet yang diinginkan.

Karena kita akan melihat komet di sore hari setelah sunset, atur waktu sunset dan lihat posisi komet dilangit senja.

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : [email protected] Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply