Tips Melihat Hujan Meteor

Mengamati hujan meteor merupakan salah satu pengamatan langit malam yang sering ditunggu-tunggu oleh para pecinta langit maupun astronom amatir. Hal ini disebabkan karena pada saat hujan meteor berlangsung, kilauan meteor-meteor dari kecil hingga besar tampak pada malam itu dalam jumlah yang lebih dari malam-malam biasanya. Mengamati hujan meteor tidak seperti mengamati bintang, planet maupun galaksi dimana kita tidak diperbolehkan menggunakan instrumentasi astronomi seperti teleskop maupun binokuler. Lhoh mengapa demikian? Pada artikel tips melihat hujan meteor saya akan mencoba berbagi pengalaman tentang bagaimana caranya mengamati hujan meteor dilangit malam. Baiklah Berikut tips-tips mengamati hujan meteor:

Pilih lokasi Pengamatan yang jauh dari Polusi Cahaya.
Mengamati hujan meteor tidak boleh dilakukan di tempat yang kaya akan polusi cahaya. Hal ini disebabkan polusi cahaya dapat menerangi langit malam yang seharusnya gelap menjadi terang benderang sehingga cahaya-cahaya dari meteor redup yang melintas tidak akan tampak dengan jelas. Tempat yang paling kondusif untuk mengamati hujan meteor adalah tempat dimana anda dapat melihat banyak bintang saat malam tiba. Lokasi yang cukup kondusif dan jauh dari polusi cahaya adalah pantai, pedesaan, pegunungan, gunung, bukit atau tempat-tempat dimana kita mampu melihat banyak sekali bintang. Perkotaan maupun tempat-tempat yang kaya kan polusi cahaya merupakan tempat yang tidak layak digunakan untuk pengamatan hujan meteor.

Contoh langit bersih. Sumber : Eko Hadi G 2012.
Contoh lokasi Pengamatan yang jauh dari Polusi Cahaya. Sumber : Eko Hadi G 2012.

Pilih lokasi pengamatan yang memiliki Medan Pandang Pengamatan Luas
Medan pandang? Maksudnya? Medan pandang disini memiliki arti dimana kemampuan mata kita untuk melihat langit malam dapat memandang secara luas dan tidak terhalang oleh pepohonan, bangunan, pegungungan, gunung maupun bukit. Beberapa contoh dari lokasi pengamatan yang memiliki medan pandang pengamatan luas yaitu pantai, pinggir hamparan sawah dan puncak gunung. Melihat meteor sangat berbeda dengan melihat benda langit lainnya yang dapat diprediksi dari mana datangnnya dan posisi tepatnya. Jika kita melihat Bulan, Bintang dan planet dengan mudahnya kita tau dimana posisi mereka dilangit malam; maka untuk melihat meteor kita tidak dapat menentukan secara tepat dimanakah posisi meteor tersebut akan muncul. Meteor muncul dilangit malam secara tiba-tiba sehingga medan pandang yang luas mampu membantu mata kita untuk melihat munculnya meteor yang datang secara tiba-tiba.

Semakin luas medan pandang maka semakin banyak benda langit yang mampu kita lihat. Sumber : Eko Hadi G 2011-2013
Semakin luas medan pandang maka semakin banyak benda langit yang mampu kita lihat. Sumber : Eko Hadi G 2011-2013

Pilih lokasi pengamatan yang memiliki Langit Bersih
Langit bersih merupakan langit yang terbebas dari awan dan kabut(meski realitanya tak 100% terbebas dari awan). Lapisan kabut yang berada disekitar kita dapat mengganggu pandangan mata kita ke arah langit tak hanya itu saja terkadang kabut yang terkena cahaya mampu membuat objek-objek langit seperti bintang, planet dan meteor tidak akan tampak. Selain kabut juga ada awan diatas sana yang sering membuat pengamatan gagal total. lapisan awan yang cukup tebal dapat mengganggu pengamatan langit sehingga meteor-meteor yang seharusnya muncul tak kan mampu kita lihat dan hanya meteor-meteor terang saja yang mampu kita lihat bahkan tidak sama sekali.

Adanya kabut maupun awan mampu membuat bintang-bintang tak tampak dilangit malam. Warna putih abut dilangit adalah awan dan kabut tipis. Sumber : Eko Hadi G 2013.
Adanya kabut maupun awan mampu membuat bintang-bintang tak tampak dilangit malam. Warna putih abut dilangit adalah awan dan kabut tipis. Sumber : Eko Hadi G 2013.

Jangan Gunakan Teleskop atau Binokuler, Cukup Mata Telanjang.
Mengamati hujan meteor merupakan pengamatan langit yang terbebas dari segala peralatan pengamatan langit seperti teleskop dan binokuler. Kenapa? Karena untuk mengamati hujan meteor kita tidak dapat memprediksi dimana meteor muncul. Meteor akan datang secara tiba-tiba dan ia tidak diketahui pada menit serta detik keberapa mereka akan muncul sehingga medan pandang luas serta mata yang awas sangat dibutuhkan dalam pengamatan hujan meteor. Teleskop maupun binokuler tidak dibutuhkan dalam pengamatan hujan meteor karena keduanya tidak memiliki medan pandang seluas mata kita. Ingat, cukup bawa mata saja. Trus Kalo mata udah minus boleh pake kacamata? Boleh dan justru disarankan jika mata anda minus maupun plus.

Melihat hujan meteor tidak boleh menggunakan teleskop maupun binokuler. Cukup menggunakan mata telanjang. Sumber : Eko Hadi G 2013.
Melihat hujan meteor tidak boleh menggunakan teleskop maupun binokuler. Cukup menggunakan mata telanjang. Sumber : Eko Hadi G 2014.

Membawa perlengkapan maupun obat-obatan pribadi dan bekal Makanan
Ya tips yang satu ini memang tidak boleh ditinggalkan yaitu membawa perlengkapan pribadi dan bekal. Langit malam yang gelap serta udara malam yang dingin mampu membuat tubuh kita sakit. Perlengkapan pribadi seperti obat-obatan pribadi, jacket, celana panjang dan tikar wajib kita bawa saat mengamati hujan meteor. Bahkan keberadaan obat nyamuk, baik jenis lotion maupun bakar harus kita bawa saat nyamuk-nyamuk liar mulai berdatangan ikut mengamati hujan meteor. Tak ketinggalan pula bekal makanan serta minuman pun juga harus disiapkan kala perut mulai lapar saat melihat pertunjukan langit yang spektakuler ini. Singkat kata bawalah perlengkapan pribadi anda dan lindungi tubuh anda dari dinginnya udara malam serta nyamun dkk yang akan mengganggu anda selama pengamatan langit. 😀

Gunakan posisi terlentang saat mengamati hujan meteor
Kemunculan meteor dilangit yang tak pernah tau kapan datangnya, pastinya akan memberikan kita waktu pengamatan yang cukup lama dan membuat kepala kita harus menengadah melihat keatas langit saat pengamatan. Oleh karena itu saat pengamatan hujan meteor disarankan seorang pengamat mengambil posisi tidur terlentang dengan asumsi mata mampu melihat seluruh wilayah langit diatas sana sehingga saat meteor-meteor bermunculan dilangit, mata mampu melihat kenampakannya di langit malam. Tapi jangan tidur ya 😀

Kenali sumber hujan meteor(Radiant) berasal dari rasi bintang apa
Setiap hujan meteor pastinya memiliki radiant atau sumber arah hujan meteor itu terjadi. Dengan mengenali nama hujan meteor, “biasanya” kita dapat menentukan nama radiant hujan meteor. Sebutlah hujan meteor perseid maka radiantnya adalah perseus, Orionids adalah orion dan gemininds adalah gemini. Setelah anda mengetahui radiant hujan meteor, arahkan pandangan anda ke arah rasi bintang tersebut. Jika arah sumber meteor berasal dari rasi bintang perseus maka hadapkan pandangan anda ke arah rasi bintang perseus.

Kenali Fase Bulan saat puncak hujan meteor tiba.
Fase bulan tak kalah pentingnya dengan semua faktor2x pendukung kesuksesan pengamatan hujan meteor kita. Waktu pengamatan yang paling tepat adalah saat puncak hujan meteor, Bulan tidak tampak di langit malam itu. Keberadaan cahaya Bulan mampu membuat langit malam menjadi terang sehingga bintang-bintang yang redup (apalagi meteor-meteor redup) tidak akan tampak dilangit malam. Keberadaan Bulan saat hujan meteor tiba menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesan pengamatan hujan meteor.

Jika ada saran dan pertanyaan silahkan kirimkan ke inbox facebook Eko Hadi G atau pada email [email protected] Salam astronomi Indonesia dan Selamat mengamati hujan meteor!!!

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : [email protected] Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply