Supermoon

6 Mei 2012 merupakan hari dimana bulan mencapai titik perigee atau jarak terdekat antara bulan dan bumi. Orbit bulan tidak lah bulat sempurna melainkan ellips sehingga terkadang bulan terletak pada posisi terjauh atau apogee dan posisi terdekat dengan bumi atau perigee. Bagi sebagian orang saat perigee mempunyai arti lain dan biasa disebut Supermoon. Sejatinya istilah supermoon tidak lahir dari ilmu astronomi melainkan lahir dari ilmu astrologi yang mana saat itu diberikan oleh seorang astrolog atau peramal Richard Nolle ditahun 1979. Ia mendefinisikan Supermoon sebagai berikut “Bulan baru atau bulan purnama yang terjadi saat bulan berada pada orbit/posisi terdekat dengan bumi”. Dari pernyataan diatas dapat kita ketahui bahwa supermoon hanya terjadi saat bulan baru dan bulan purnama. Hal ini sama hal nya pada istilah perigee pada astronomi dimana bulan terletak pada posisi terdekat dengan bumi.



Pada umum nya jarak bumi dan bulan mencapai 356,400 km saat perigee dan 406,700 km saat apogee. 6 mei 2012 bulan akan mencapai jarak terdekatnya dengan bumi sejauh 356.953 KM. Bulan akan terbit sekitar pukul 17.40 WIB dan terbenam pada pukul 05.30 WIB sehingga dalam semalam suntuk kita dapat menyaksikan fenomena perigee atau supermoon. Penampakan bulan dilangit malam mungkin akan terlihat sedikit lebih besar bila dibandingkan biasa nya bilamana kita melihat nya dengan teleskop. Tapi akan lain ceritanya bila anda melihat bulan secara langsung alias dengan mata telanjang karena “besarnya diameter” bulan akan tampak biasa-biasa saja dan cahaya bulan lebih terang.  Saat fenomena kedekatan bulan terjadi atau supermoon/perigee, fenomena ini akan dikait-kaitkan dengan ada nya bencana seperti kejadian gempa bumi, letusan gunung berapi dll. Secara ilmiah fenomena supermoon/perigee tidak lah seperti yang dikatakan demikian. Efek dari fenomena supermoon hanyalah pasang surut air laut seperti biasa nya.

Perbandingan bulan saat purnama(hari biasa) dan supermoon/perigee. Credit : Marcoaliaslama wikipedia.org

Di tahun ini, Jogja Astro Club akan mengadakan pengamatan diameter bulan saat perigee. Bagi anda yang ingin berkunjung kami persilahkan untuk datang di Markas Jogja Astro Club Depok Sleman Yogyakarta. Sedang untuk anda yang tidak bisa mengamati fenomena supermoon, kemungkinan kami akan menyiarkan fenomena supermoon ini Live Streaming dari teleskop. Smg langit cerah dan salam astronomi.

Referensi: wikipedia.org

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : ekohadigunawan@gmail.com Fb : Eko Hadi G

One thought on “Supermoon

Leave a Reply