Supermoon 23 Juni 2013

Mungkin tampak seperti biasa-biasa saja dan sama seperti purnama di bulan lainnya. Namun taukah anda bahwa pada tanggal 23 Juni 2013 bulan telah mencapai jarak terdekatnya dengan bumi kita atau dalam istilah astronomi disebut dengan perigee. Perigee bulan paling dekat ditahun ini jatuh pada tanggal 23 juni 2013. Disisi lain astrologi sebagai ilmu yang mempelajari posisi benda langit dengan menghubung-hubungkannya dengan nasib manusia menyebut perigee bulan paling dekat dengan bumi dengan istilah supermoon.

Sejatinya istilah supermoon lahir dari ilmu astrologi yang mana saat itu diberikan oleh seorang astrolog Richard Nolle ditahun 1979. Ia mendefinisikan Supermoon sebagai berikut “Bulan baru atau bulan purnama yang terjadi saat bulan berada pada orbit/posisi terdekat dengan bumi”. Dari pernyataan diatas dapat kita ketahui bahwa supermoon hanya terjadi saat bulan baru dan bulan purnama. Hal ini sama hal nya pada istilah perigee pada astronomi dimana bulan terletak pada posisi terdekat dengan bumi.



Terjadinya perigee terdekat atau yang lebih akrab disebut dengan supermoon tak lain disebabkan oleh orbit bulan yang berbentuk elips sehingga ada titik dimana bulan mencapai jarak terjauhnya dengan bumi dan adapula titik dimana bulan mencapai jarak terdekatnya dengan bumi. Dalam astronomi jarak terjauh yang dicapai bulan terhadap bumi disebut dengan apogee sedang jarak terdekat disebut sebagai perigee. Dengan menggunakan simulasi fase bulan yang dirilis dari GSVS NASA (Goddard Scientific Visualization Studio), kita dapat mengetahui bahwa diameter bulan telah membesar dan mengecil seiring jaraknya yang menjauh kemudian mendekat dari hari ke hari sebagai akibat dari elipsnya orbit bulan mengelilingi bumi dan ditanggal 23 Juni 2013 pukul 18.09 WIB bulan akan mencapai jarak terdekatnya dengan bumi pada jarak 357.000 km.

Peristiwa perigee atau supermoon secara kasat mata atau mata tanpa alat bantu optik, bulan hanya akan nampak seperti purnama biasanya. Namun jika anda menggunakan teleskop yang dilengkapi dengan instrumentasi pencitraan seperti kamera DSLR dan CCD lantas membandingkannya dengan foto hasil pencitraan sebelum perigee, hasil yang ditampilkan akan tampak berbeda. Saat peristiwa supermoon, diameter bulan akan tampak lebih besar dari pada diameter bulan pada purnama sebelumnya. Pengamatan dapat anda lakukan selepas matahari terbenam hingga matahari terbit. Bulan akan terbit dari ufuk timur pada pukul 17.27 WIB dan terbenam diufuk barat pada tanggal 24 juni pukul 06.20 WIB sehingga dalam satu malam penuh kita dapat menyaksikan peristiwa supermoon ditahun 2013 ini. Semoga langit cerah serta cuaca mendukung dan selamat menikmati perigee bulan atau supermoon. Sebagai penutup, inilah contoh perbandingan bulan purnama pada saat apogee dan bulan purnama pada saat perigee/supermoon.

Perbandingan bulan purnama pada saat apogee dan bulan purnama pada saat perigee/supermoon. Sumber : kvm.kvcc.edu, 2012
Foto Supermoon

Referensi :
SKYCAL NASA
SVS GSFC NASA
en.wikipedia.org

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : [email protected] Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply