Proses Penciptaan Kawah Bulan

Bulan sebagai satelit alam bumi merupakan salah satu benda langit “bercahaya” yang turut menghiasi langit saat dimalam hari. Jika kita perhatikan dengan seksama baik menggunakan mata tanpa alat bantu optik maupun menggunakan binokuler dan teleskop, pada permukaan bulan terdapat warna gelap dan warna terang. Oleh astronom, wilayah gelap ini disebut dengan mare atau lautan namun bukan lautan yang berisi air seperti yang ada dibumi melainkan lautan magma yang membeku miliaran tahun lalu.



Penciptaan kawah-kawah pada bulan tak lepas dari campur tangan asteroid yang menabrak bulan tatkala setelah bulan tercipta sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Bulan yang saat itu masih memiliki permukaan rata dan tidak berkawah, untuk pertama kalinya dihantam oleh asteroid berukuran besar tepat pada kutub selatan bulan sehingga menyebabkan permukaan bulan bagian kutub berkawah dan sebagian lainnya terlepas keluar. Tabrakan asteroid tersebut bukanlah tabrakan besar yang menutup proses penciptaan kawah bulan, sekitar 4,1 hingga 3,8 miliar tahun lalu bombardir besar-besaran oleh asteroid benar-benar mengubah wajah bulan menjadi medan perang. Tabrakan asteroid-asteroid besar mengubah sebagian wajah bulan kembali menjadi lautan magma. Selang setelah tabrakan besar, tabrakan oleh asteroid-asteroid kecil ikut berpartisipasi membentuk kawah-kawah dipermukaan bulan yang tak memiliki atmosfer itu hingga akhirnya wajah bulan berkawah layaknya permukaan bulan seperti yang saat ini kita lihat.

Penciptaan Kawah bulan
Setelah tabrakan asteroid besar, sebagian permukaan bulan berubah menjadi lautan magma. Sumber : NASA, 2013

Melalui video dari GSFC NASA berikut ini, kita akan melihat bagaimana proses pembentukan permukaan bulan yang dihujani oleh asteroid-asteroid dimasa lalu. Tak hanya itu saja, dalam video ini akan diperlihatkan bagaimana permukaan bulan yang berwarna gelap atau mare dapat tercipta oleh tabrakan asteroid besar. Selamat menyaksikan dan klik “Subscribe” pada Channel youtube Kafe Astronomi untuk berlangganan video astronomi.

[youtube t-WLe60u9h0]

Mobile Version

Leave a Reply