Peristiwa Astronomi Bulan September 2015

Planet

Merkurius
MerkuriusDari awal bulan September hingga tanggal 23 September 2015, planet Merkurius akan tampak di belahan langit barat setelah Matahari terbenam. Planet Merkurius akan tenggelam di awal bulan pada pukul 19.13 WIB dan pada 23 September akan tenggelam pada pukul 18.24 WIB

Venus
VenusSelama bulan September 2015, Planet Venus akan terbit di pagi hari sebelum Matahari terbit. Planet Venus akan tampak seperti bintang terang dengan warna kuning menyala tidak berkelip dan berada di belahan langit timur. Diawal bulan Venus akan terbit pada pukul 03.29WIB dan di akhir bulan akan terbit pada pukul 02.54 WIB.

Mars
MarsDi sepanjang bulan September planet Mars akan terbit di ufuk timur sebelum Matahari terbit. Di awal bulan planet Mars akan terbit sekitar pukul 04.04 WIB dan di akhir bulan pada pukul 03.40 WIB. Planet Mars akan tampak seperti bintang berwarna orange dan tinggi di ufuk timur.

Jupiter
YupiterDi bulan September, planet Jupiter akan tampak di pagi hari sebelum Matahari terbit mulai tanggal 12 september 2015 hingga akhir bulan. Pada 12 september 2015, planet Jupiter akan terbit pada pukul 04.52 WIB dan pada akhir bulan september pada pukul 04.14 WIB. Planet Jupiter akan berada rendah di belahan langit timur.

Saturnus
SaturnusPlanet Saturnus akan terbit di belahan langit timur sejak Matahari terbenam. Di awal bulan planet Saturnus akan terbenam pada pukul 22.29 WIB dan diakhir bulan September akan terbenam pada pukul 21.31 WIB. Di sepanjang bulan September, planet Saturnus akan selalu tampak didepan rasi bintang Scorpius dan berada tinggi di belahan langit barat.

Planet Bulan September

Formasi Bulan Planet

Bulan berdekatan dengan Bintang Aldebaran

Pada 5 September 2015, Bulan cembung akan berdekatan dengan bintang Aldebaran sejauh 4 derajat 11 menit. Bintang Aldebaran merupakan bintang yang memiliki warna kuning kemerah-merahan. Peristiwa ini dapat anda saksikan mulai pukul 00.00 WIB. Saat peristiwa ini terjadi, Bulan akan berada dekat sekali dengan bintang berwarna kuning kemerah-merahan.

Segitiga Bulan, Mars dan Venus
Pada 11 September 2015, Bulan yang sudah memasuki fase sabit tua menuju Bulan baru akan membentuk formasi segitiga di pagi hari bersama planet Mars dan planet Venus. Peristiwa ini dapat anda saksikan mulai pukul 04.00 WIB hingga Matahari terbit.

Planet Venus di pagi hari ketika Matahari akan terbit. Kredit : Nazir Hasan 2015
Planet Venus di pagi hari ketika Matahari akan terbit. Kredit : Nazir Hasan 2015

Fase Bulan

Bulan Kuarter Akhir
Fase Bulan Kuarter Akhir di bulan September akan terjadi pada tanggal 05 September 2015.

Bulan Baru
Fase Bulan baru di bulan September akan terjadi pada tanggal 13 September 2015.

Bulan Kuarter Awal
Fase Bulan Kuarter Awal di bulan September akan terjadi pada tanggal 21 September 2015.

Bulan Purnama
Fase Bulan Purnama atau Full Moon di bulan September akan terjadi pada tanggal 28 September 2015.

Galaksi



Galaksi Bimasakti

Pada bulan September 2015, Galaksi Bimasakti akan terbit semenjak Matahari terbenam WIB di belahan langit timur. Di awal bulan September, galaksi Bimasakti akan terbenam pada pukul 01.30 WIB sedang di akhir bulan pukul 01.00. Galaksi Bimasakti akan tampak seperti kabut tipis berwarna putih menjulang dari selatan ke utara.

Galaksi Andromeda
Disepanjang bulan September, galaksi Andromeda akan tampak cukup tinggi di belahan langit utara. Pada awal bulan, galaksi Andromeda akan terbit pada pukul 20.00 WIB dan pada akhir bulan pada pukul 07.00 WIB. Galaksi Andromeda terletak di rasi bintang Andromeda dan dapat anda saksikan menggunakan binokuler dan teleskop.

Galaksi Awan Magellan Kecil
Galaksi Awan Magellan Kecil atau Small Magellanic Clound(SMC) disepanjang bulan September akan tampak di belahan langit selatan hingga Matahari terbit. Awan Magellan Kecil di awal bulan September akan terbit mulai pukul 19.00 WIB dan pada akhir bulan September akan terbit pukul 18.30 WIB. Awan Magellan Kecil tampak seperti kabut tipis yang berjalan bersama bintang-bintang.

Galaksi Awan Magellan Besar
Galaksi Awan Magellan Besar atau Large Magellanic Cloud(LMC) disepanjang bulan September akan tampak dibelahan langit selatan hingga Matahari terbit. Awan Magellan Besar di awal bulan September akan terbit di belahan langit selatan mulai pukul 00.00 WIB sedang diakhir bulan September akan terbit pukul 23.00 WIB.

Galaksi Awan Magellan Besar (kiri) dan Galaksi Awan Magellan Kecil (kanan). Kredit : Eko Hadi G 2015
Galaksi Awan Magellan Besar (kiri) dan Galaksi Awan Magellan Kecil (kanan). Kredit : Eko Hadi G 2015

Rasi Bintang

Rasi Bintang Scorpius
Rasi Bintang Scorpius pada bulan September akan terbit semenjak Matahari terbenam. Bersamaan dengan terbitnya rasi bintang Scorpius, pada saat itu planet Saturnus tampak berada di depan rasi bintang Scorpius. Di awal bulan September rasi bintang Scorpius akan terbenam pada pukul 00.00 WIB dan di akhir bulan akan terbenam pada pukul 23.30 WIB.

Rasi Bintang Orion
Rasi Bintang Orion atau masyarakat Jawa mengenalnya sebagai Lintang Luku atau Lintang Waluku pada awal bulan September 2015 akan terbit pada 00.30 WIB dan di akhir bulan pada pukul 00.00 WIB. Rasi bintang orion terletak di belahan langit timur. Lintang Waluku bagi masyarakat jawa digunakan sebagai penanda awal dan akhir musim bercocok tanam. Selama bulan September Rasi bintang orion akan terbenam ketika Matahari terbit.



Segitiga Musim Panas (Asterisme)
Selama bulan September, segitiga musim panas atau Summer triangle yang dibentuk dari formasi bintang Altair – Deneb – Vega akan tampak di awal bulan semenjak Matahari terbenam. Segitiga Musim Panas akan terbenam di awal bulan pada pukul 00.30 WIB dan di akhir bulan September pada pukul 23.00 WIB. Segitiga Musim Panas merupakan asterism(rasi bintang yang tidak terdaftar dalam 88 rasi bintang) yang dibuat oleh orang-orang di belahan Bumi utara seperti benua Eropa dan Amerika untuk menandai datangnya musim Panas. Orang-orang di belahan Bumi utara meyakini jika Segitiga musim panas atau Summer triangle telah tampak di langit malam maka musim panas sebentar lagi akan dimulai.

Segitiga Musim Dingin

Di pagi bulan September akan tampak formasi segitiga bintang Betelgeuse – Sirius – Procyon. Ketiga bintang tersebut oleh orang-orang di belahan Bumi utara digunakan sebagai penanda datangnya musim dingin sehingga formasi ketiga bintang tersebut disebut sebagai Segitiga Musim Dingin. Segitiga Musim dingin diawal bulan September akan terbit di belahan langit timur pada pukul 02.15 WIB dan di akhir September akan terbit pukul 01.30 WIB

Gugus Bintang

Gugus bintang Pleiades

Gugus bintang Pleiades atau yang ramah dengan sebutan “The Seven Sister” merupakan gugus bintang terang yang terletak di rasi bintang Taurus. Selama bulan September, gugus bintang Pleiades akan tampak di belahan langit timur. Di awal bulan Pleiades akan terbit pada pukul 23.20 WIB dan pada akhir bulan akan terbit pada pukul 22.20 WIB

Gugus bintang pleiades tampak seperti sarang lebah di langit. Kredit : Eko Hadi G 2015.
Gugus bintang pleiades tampak seperti sarang lebah di langit. Kredit : Eko Hadi G 2015.

Hujan Meteor

Hujan Meteor September Epsilon Perseids

Peristiwa hujan meteor September Epsilon Perseids akan mencapai puncak aktifitas hujan meteor pada tanggal 9 September 2015. Hujan meteor September Epsilon Perseids tergolong kedalam hujan meteor minor dimana intensitas meteor yang tampak dilangit tidak cukup banyak. Intensitas hujan meteor September Epsilon Perseids sebanyak 5 meteor/jam. Hujan meteor September Epsilon Perseids memiliki radiant rasi bintang Perseus yang terbit di langit timur laut pada pukul 23.30 WIB. Melihat kondisi Bulan yang sedang berada pada fase sabit tua maka dalam satu malam dapat diprediksikan langit akan cukup gelap dan meteor-meteor redup dari hujan meteor September Epsilon Perseids dapat teramati dengan baik.

Equinox

Peristiwa Equinox atau peristiwa dimana posisi Matahari di langit tepat berada pada perpotongan antara garis katulistiwa dengan garis edar Matahari(garis ekliptika) akan jatuh pada tanggal 23 September 2015 pukul 15.20 WIB.

InOMN 2015

International Observe the Moon Night atau (InOMN) merupakan pengamatan Bulan umum yang diselenggarakan secara bersama-sama di seluruh dunia. InOMN 2015 jatuh pada tanggal 19 September dimana pada saat itu Bulan sedang mendekati fase kuarter awal.

Leave a Reply