Salah satu keunggulan dari Komunitas Astronomi Penjelajah Langit yakni memiliki tim yang bergerak di bidang penelitian astronomi seperti Etnoastronomi dan ArkeoAstronomi.

Etnoastronomi merupakan penelitian Penjelajah Langit yang berfokus pada penamaan rasi bintang lokal oleh masyarakat pada zaman dahulu. Contoh dari penelitian ini adalah penamaan rasi bintang Orion dan gugus bintang Pleiades yang disebut oleh masyarakat lokal dengan sebutan lintang Luku.

Keterkaitan benda-benda langit dengan cerita-cerita di masa lalu yang pernah beredar dimasyarakat merupakan fokus dari penelitian mitologi. Jika di Yunani mereka memiliki kisah para dewa yang memiliki keterkaitan dengan rasi bintang, Indonesia sebagai negara multi budaya juga memiliki banyak kisah yang tak kalah menariknya. Salah satu penelitian seputar mitologi yang telah di teliti oleh para anggota Penjelajah Langit adalah kisah Matahari yang ingin mempersunting Bulan. Dikisahkan dalam sebuah cerita rakyat, Matahari di ibaratkan seperti seorang laki-laki dan Bulan sebagai seorang wanita. Matahari jatuh cinta dengan keindahan Bulan yang merona di malam hari. Begitu besarnya rasa cintanya yang dimiliki oleh Matahari terhadap Bulan menyebabkan Matahari ingin sekali mempersunting Bulan. Namun takdir berkata lain. Karena Bulan tidak mencintai Matahari dan tidak ingin dipersunting oleh Matahari, akhirnya Bulan lari dan menjauh dari Matahari yang menyebabkan Bulan hanya tampak di malam hari dan Matahari hanya tampak disiang hari. Wow menarik bukan? 😀

dan terakhir penelitian seputar ArkeoAstronomi. Arkeoastronomi adalah penelitian seputar bangunan-bangunan kuno yang di bangun dengan fungsinya sebagai observatorium astronomi. Penelitian seputar arkeoastronomi merupakan penelitian yang paling banyak melibatkan multidisiplin ilmu seperti arkeologi dan astronomi. Karenanya dalam penelitian ini tak jarang anggota Penjelajah Langit bekerjasama dengan para ahli yang ada dibidangnya.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim riset Penjelajah Langit selanjutnya akan di publikasikan pada seminar nasional maupun internasional atau dapat juga di presentasikan dalam pertemuan atau Kopdar Penjelajah Langit. Di bawah ini merupakan hasil penelitian para anggota Penjelajah Langit yang telah di presentasikan pada seminar nasional.

Peran Benda langit Sebagai Penanda Waktu Dalam Kearifan Lokal Budaya Jawa : Planet, Gugus Bintang dan Galaksi
Eko Hadi Gunawan, Meita Candra Sekar Sari

Prosiding Seminar Astronomi dalam Budaya Nusantara, Yogyakarta, 25 Mei 2015
 (Prosiding Dalam Proses Penerbitan)
Publikasi-Peran-Benda-langit-Sebagai-Penanda-Waktu-Dalam-Kearifan-Lokal-Budaya-Jawa.zip (148 downloads)
Perspektif Budaya Jawa Dalam Memandang Benda Langit Sebagai Pertanda Malapetaka
Eko Hadi Gunawan, Raka Krisna, Ely Yuliani

Prosiding Seminar Astronomi dalam Budaya Nusantara, Yogyakarta, 25 Mei 2015
 (Prosiding Dalam Proses Penerbitan)
Publikasi-Perspektif-Budaya-Jawa-Dalam-Memandang-Benda-Langit-Sebagai-Pertanda-Malapetaka.zip (106 downloads)