Pagi Ini Puncak Hujan Meteor Leonids

Pagi dini hari 18 November 2015 meteor-meteor dari aktifitas hujan meteor Leonids akan mulai mewarnai langit malam Indonesia. Hujan meteor Leonids di tahun 2015 akan mencapai puncak aktifitas hujan meteornya pada tanggal 18 November 2015 dengan prediksi jumlah hujan meteor sekitar 15 hingga 20 meteor per jam. Melihat dari fase Bulan yang masih dalam fase sabit muda, dapat dipastikan pada malam puncak hujan meteor Leonids langit akan menjadi gelap total dan meteor-meteor redup hingga terang akan tampak jelas dilangit malam. Hujan meteor yang selalu tampak di bulan November ini merupakan hujan meteor periodik dimana radiant atau arah sumber meteor berasal dari wilayah rasi bintang leo. Rasi bintang leo pada saat puncak hujan meteor akan terbit sekitar pukul 01.00 WIB.

Meteor dari hujan meteor Leonids. Kredit : Michael Mauldin/ReportIt
Meteor dari hujan meteor Leonids. Kredit : Michael Mauldin/ReportIt

Leonids Meteor Shower atau Hujan Meteor Leonids merupakan hujan meteor yang disebabkan oleh sisa-sisa reruntuhan ekor komet Tempel-Tuttle yang memiliki periode orbit sekitar 33 tahun. Komet tidak lah seperti asteroid yang berisi batu atau besi padat melainkan sebuah benda langit amat sangat rapuh yang terdiri atas batu, es, besi dan beberapa gas seperti karbon dioksida, karbon monoksida, metana & amonia. Ketika komet melintas dekat dengan orbit bumi maka komet akan meninggalkan sisa-sisa reruntuhan ekor nya di orbit bumi akibat hempasan partikel-partikel dari angin matahari. Sisa-sisa reruntuhan ekor komet yang tertinggal pada suatu ketika akan tertarik oleh gravitasi bumi saat bumi melintasi orbit yang telah terkotori reruntuhan ekor komet dan alhasil reruntuhan ekor itupun tertarik yang kemudian menyebabkan terjadi nya hujan meteor.

Untuk mengamati hujan meteor Leonids bangunlah dimalam hari pada pukul 01.00 WIB dan pergilah ke tempat dimana anda mampu memandang langit dengan luas. Gunakan jaket dan pelindung kepala untuk melindungi anda dari dinginnya udara pagi. Arahkan pandangan anda ke arah timur dan amati langit malam hingga terbitnya Matahari. Kemunculan dari meteor-meteor terang tidak dapat di prediksi kapan dan dimana munculnya. Bilamana anda melihat kilauan cahaya terang melesat dengan cepatnya maka itulah yang sedang amati, ya meteor. Simak tips tentang cara mengamati hujan meteor pada artikel “Tips Melihat Hujan Meteor

Arah sumber hujan meteor Leonids 2015. Kredit : Stellarium
Arah sumber hujan meteor Leonids 2015. Kredit : Stellarium

Leave a Reply