Open Public dan Pelantikan Tim Inti 2014

Tim Penjelajah Langit kembali mengadakan open public setelah sebelumnya melakukan sahur bersama di bulan Ramadhan. Pengamatan langit yang dilakukan pada tanggal 30-31 Agustus 2014 sedikit berbeda dengan open public sebelumnya. Setelah minggu lalu melakukan open recruitmen tim inti, tim PL kemudian menyeleksi pendaftar hingga akhirnya terpilih 3 tim inti baru yaitu Mahdy Muhadzdzib, Muh Fadrin Haryadi dan Raka.

Pelantikan tiga tim inti Penjelajah Langit oleh ketua klub astronomi Penjelajah Langit. Sumber : Kafe Astronomi 2014.
Pelantikan tiga tim inti Penjelajah Langit oleh ketua klub astronomi Penjelajah Langit. Sumber : Kafe Astronomi 2014.

Pengamatan dilakukakn ditempat pengamatan langit yang biasa tim PL gunakan yaitu di lokasi manasik haji pantai parangkusumo. Kegiatan diawali dengan perkenalan antar peserta. Mas Ari yang merupakan salah satu tim PL menjelaskan secara singkat mengenai Kafe Astronomi, Penjelajah Langit dan Kedai Kafe Astronomi. Mas Ari yang juga menjadi salah satu pengelola web Kedai Kafe Astronomi memamerkan beberapa produk yang dijual di kedai kafe astronomi. Yang menArik perhatian adalah, mas Ari menggunakan kaos “Glow in the dark” bertuliskan “Kafe Astronomi” Kehangatan suasana perkenalan sejenak melupakan hawa dingin yang menusuk.



Setelah berkenalan, tiba saatnya sesi pengamatan langit. Peserta yang berjumlah sekitar 20 orang terlihat antusias mendengarkan penjelasan Mas Eko tentang beberapa objek benda langit. Malam yang sangat cerah mempermudah kami melihat berbagai macam objek diantaranya bintang, planet, Galaksi Bimasakti, Galaksi andromeda, gugus bintang, nebula orion, rasi bintang, meteor, fireball dan satelit.

Klub Astronomi Penjelajah Langit mengamati bintang-bintang terang di rasi Orion. Sumber : Kafe Astronomi 2014.
Klub Astronomi Penjelajah Langit mengamati bintang-bintang terang di rasi Orion. Sumber : Kafe Astronomi 2014.

Para peserta dibuat kagum dengan keindahan langit malam. Dibantu dengan dua jenis teleskop dan beberapa binokuler, kami berhasil melihat keindahan galaksi andromeda, nebula orion, satelit bimasakti dan beberapa gugus bintang yang dipandu oleh Pak Ari sebagai salah satu tim Inti kami.

Mengantri untuk melihat cakrawala alam semesta. Sumber : Kafe Astronomi 2014.
Mengantri untuk melihat cakrawala alam semesta. Sumber : Kafe Astronomi 2014.

Ditengah pengamatan, sesekali peserta dikejutkan dengan benda bercahaya layaknya bintang jatuh alias meteor yang melintas dilangit. Belasan meteor dan satu fireball tercatat menemani penjelajahan kami. Suhu yang amat sangat dingin tak mengurangi semangat kami untuk mengeksplor fenomena langit. Galaksi Bimasakti tampak jelas dilangit dengan ditemani satelit-satelitnya yaitu LMC atau Large Magellanic Cloud dan SMC atau Small Magellanic Cloud. “Surga Bintang” disekitar orion masih dapat kami lihat hingga menjelang pagi. Sebelum meninggalkan tempat, kami melihat satelit buatan yang tampak seperti bintang berjalan dan dipukul 04.30 WIB kami mengakhiri pengamatan pada malam itu.



Segala benda langit yang kami lihat sepanjang malam tentu masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum sempat terjawab. keindahan dan misterinya telah membuat kamu tak ingin berhenti mengeksplornya. Alam semesta selalu membuat sejuta tanya. Tapi yang pasti alam semesta telah mengajarkan kita tentang kerendahan hati dimana tak semua orang mampu memahami bahwa diri kita ini sangatlah kecil dihadapan semesta hingga tak pantas bagi kami merasa besar dari pada segalanya.

itulah secuplik cerita dari pengamatan kami di klub astronomi Penjelajah Langit? Penasaran mau ikut? Bergabunglah dengan kami di Penjelajah Langit dan ikuti event PL selanjutnya.

Leave a Reply