Observasi Perseid Meteor Shower 2010


Yogyakarta, JAC. Tepat hari kamis 12 Agustus 2010 Komunitas Astronomi amatir kota Yogyakarta yang bernama Jogja Astro Club (JAC) melakukan Observasi Hujan Meteor Perseid bersama di Pantai Parangkusumo. Peserta yang ikut ternyata bukan hanya dari anggota TIM JAC saja, peserta ada yg dari solo “Nglaju” naik kereta demi nonton meteor dan satu turis dari belanda. Jumlah keseluruhan TIM ada 22 personil termasuk Jacq Jansen astromania dari Belanda yang kebetulan sedang berada di Indonesia. Acara dimulai pukul 23.00 dengan doa bersama dan dilanjutkan berangkat dari markas JAC menuju pantai parangkusumo bantul. Jumlah nya personil yang ikut ternyata sedikit membuat kerunyaman karena beberapa personil ada yang tertinggal dan ada pula yang menunggu di jalan menuju tempat observasi. Pukul 00:00 TIM JAC Perseid Meteor Shower sampai di tempat observasi dan langsung disuguhkan sebuah panorama milkyway beserta bintang di sekitarnya.

Saking cerahnya langit, beberapa personil seperti Upik, Eko, Mutoha, Agus sempat kewalahan mencari rasi bintang untuk observasi pertama. setelah kurang dari 15 menit barulah TIM mendapatkan rasi bintang Pegasus dan Observasi dimulai. Dengan bermodalkan Binocular Vixen, Andromeda atau M31 menjadi Object Messier pertama yang di tunjukkan oleh Pemandu acara. Dilain sisi Jacq Jansen Astromania dari belanda sibuk mengambil gambar milkyway dengan kamera DSLR yang dibawa. Sempat salah satu dari TIM mewawancarai Jacq tentang pengalamannya yg baru ini. Dikatakan “Bahwa di belanda sangat susah untuk melihat milkyway sampai sejelas ini karena disana terlalu banyak lampu kota sehingga polusi cahaya sangat mengganggu aktifitas observasi” Jelas dari Eko salah satu TIM. Beberapa gambar yang diambil oleh Jacq sungguh mempesona, mulai dari Milkyway, Orion, Awan Besar Magellan dan beberapa Rasi bintang lainnya.


Pukul 03.00 salah satu counterman/penghitung Meteor(upik), menyebutkan bahwa jumlah meteor yang melintas setidaknya sudah mencapai 30 Meteor. Dikatakan nya “Jika ini bisa mencapai lebih dari 30 meteor maka rekor dari hujan meteor yang pernah saya lihat akan terpecahkan”. Berbagai pengalaman akhirnya tertanam didalam diri personil yang ikut mulai dari melihat galaksi, nebula, cluster, meteor dan rasi bintang.

Tepat pukul 03.30, acara dilanjutkan dengan makan sahur bersama sambil menikmati indah nya langit pagi itu. Sembari sahur bersama, canda tawapun muncul di tengah-tengah makan sahur mulai dari yang ngomong nya ngawur hingga yang bingung karena snack yg dimakan ternyata sangat mepet. Acara ditutup pukul 04.00 dengan mendorong mobil karena salah satu mobil ban belakang nya terjebak di pasir tepi jalan. HG

TIM JAC Perseid Meteor Shower 2010

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : ekohadigunawan@gmail.com Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply