Menjelajah bulan bersama Masjid Gede Yogyakarta

12 September 2011 Jogja Astro Club mendapatkan undangan untuk presentasi sekaligus pengamatan bulan purnama di salah satu masjid yang cukup terkenal di kota Yogyakarta. Bertempat di masjid Gede Kauman Yogyakarta, Tim JAC yang berjumlah 7 orang langsung menghampiri lokasi untuk menyiapkan segala peralatan yang dibutuhkan untuk pengamatan. Dua teleskop dan satu binokuler di gunakan untuk mengamati pengamatan bulan purnama di bulan syawal ini. Pengamatan dimulai dengan presentasi dari Bapak Mutoha Arkanuddin mengenai visibilitas bulan baru dan dilanjutkan ke tata surya. Di sisi lain Tim JAC merakit Teleskop yang telah dibawa. Mas Eko sebagai koordinator instrumentasi mulai merakit teleskop nya beserta peralatan imaging seperti kamera. Sambil menunggu presentasi usai, ternyata audience sudah sangat ingin melihat seperti apakah permukaan bulan sesungguh nya. Apakah berkawah, datar atau dua-duanya? Alhasil audience yang sebagian besar merupakan anak-anak dan khalangan usia lanjut langsung menyerbu teleskop Skywatcher yang di operatori oleh mbak Afi tidak hanya itu saja, binokular yang di operatori mbak Kiki juga laris manis seperti kacang rebus dan hanya satu teleskop yang tidak diserbu oleh audience yaitu teleskop Vixen ED80SF yang digunakan imaging oleh mas eko.



Antusias audience terhadap ilmu astronomi di yogyakarta ternyata cukup besar. Hal ini terbukti dari kepuasan audience saat mengamati langsung permukaan bulan. Dari anak kecil hingga simbah-simbah tak mau ketinggalan untuk mengabadikan gambar permukaan bulan meski yang di potret bukan permukaan bulan secara langsung melain kan gambar simulasi dari Starrynight.

Credit : Bank Data JAC

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, penelitian seputar etnoastronomi merupakan salah satu kegiatan yang digemarinya di komunitas astronomi Penjelajah Langit. Email : ekohadigunawan@gmail.com Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply