Menjawab pemberitaan asteroid yang akan menghantam bumi

Sering terdengar kabar bahwa akan ada asteroid yang akan menabrak bumi. Hal itu tidak lah cukup membuat buluk kuduk kita serentak berdiri. Bagaimana tidak, jika sebuah asteroid menghantam bumi dengan ukuran yang sangat besar atau mencium bumi kita maka tidak akan berbeda nasib kita seperti nasib dinosaurus yang telah punah selama jutaan tahun yang lalu. Dalam bahasan kali ini kita akan mencoba mengerti lebih dalam apa itu asteroid, apakah ia berpotensi membahayakan bumi hingga cara mengetahui dan mengklarifikasi benar tidak nya statement yang mengatakan bahwa bumi akan ditabrak asteoroid.

Asteroid merupakan benda langit yang mengorbit Matahari dan terletak antara planet Mars dan Jupiter. Jumlah asteroid tidak hanya satu melainkan puluhan, ratusan bahkan milyaran. Karena banyak nya asteroid yang berkumpul di antara Mars dan Jupiter maka para astronom menyebut kawasan ini sebagai Sabuk Asteroid. Bentuk dari asteroid sendiri tidaklah seperti bumi dan bintang yang cenderung berbentuk bulat. Ada yang berbentuk batu lonjong dan ada pula yang berbentuk batu tak beraturan. Ukuran nya pun bermacam-macam mulai dari 1 meter hingga puluhan meter. Komposisi Bahan pembentukan nya pun bermacam-macam, ada yang mayoritas berupa tersusun dari batu dan ada pula yang tersusun dari besi. Jika asteroid ini melewati atmosfer bumi maka asteroid ini berganti nama menjadi Meteor dan ketika ia jatuh ke bumi maka ia akan berubah nama lagi menjadi Meteorit.

Asteroid Ida berbentuk tak beraturan
Asteroid Dactyl berbentuk bulat

Dalam perjalanan nya mengelilingi matahari seperti hal nya benda langit lainnya, asteroid pun memiliki orbit yang tidak lah begitu bulat. Bersama-sama mereka mengelilingi matahari. Tidak lah menjadi sebuah masalah bilamana asteroid ini tidak memotong orbit benda langit lainnya. Namun akan berbeda cerita ketika asteroid berubah orbitnya akibat benturan dengan sesamanya dan gangguan gravitasi planet Jupiter sehingga membentuk orbit baru yang memotong orbit benda langit lainnya dalam bahasan kita yaitu planet Bumi. Asteroid dengan orbit baru (biasanya berbetuk sangat elips) sangat tidak stabil karena rentan dengan gangguan gravitasi Bumi sehingga dikategorikan sebagai asteroid berpotensi bahaya atau biasa disebut Potentially Hazardous Asteroids (PHA).

Orbit normal asteroid pada umumnya

Asteroid yang tergolong PHA merupakan asteroid yang harus kita waspadai. Hingga sampai saat ini asteroid PHA yang sudah ditemukan sekitar 1.218 buah. Para astronom di NASA dan ESA sudah melakukan pemetaan orbit dari Asteroid yang suka jalan-jalan ini. Mereka mengatakan asteroid PHA masih aman manakala asteroid saat melints dekat orbit bumi tidak bertemu dengan orbit Bumi pada satu titik perpotongan dalam ruang dan waktu yang sama. Jarak perlintasannya pun masih dalam jangkauan jarak aman meskipun tergolong dekat (dalam skala astronomi/skala kosmos).

Orbit Asteroid PHA yang memotong orbit benda langit lainnya.

Kata dekat tidak lah dekat seperti yang kita bayangkan. Dekat dalam bahasan astronomi adalah dekat dengan sekala kosmos atau alam semesta. Seperti halnya ketika kita mengatakan bintang terdekat dengan planet kita adalah Matahari. Padahal jarak antara bumi dan matahari adalah 150 Juta km dan ditempuh oleh cahaya selama 8 menit 19 detik. Betapa jauh nya bukan kata dekat dalam skala kosmos? Belum lagi ketika kita tahu bahwa bintang terdekat dengan tata surya kita adalah Bintang Alpha Centauri yang berjarak 4 tahun cahaya, ditempuh dengan kecepatan cahaya selama 4 tahun dibumi sedang 1 detik cahaya dapat mengelilingi bumi selama 7 kali. Jarak untuk sekala kosmos/alam semesta sangatlah berbeda dengan skala jarak di bumi dimana jarak dalam sekala kosmos menggunakan satuan cahaya dan bumi – km atau mil.

Untuk menandai jarak terdekat antara bumi dan asteroid PHA, satuan jarak yang digunakan adalah LD (Lunar Distance/Jarak rata-rata Bumi ke Bulan). Bumi dengan Bulan mempunyai rata-rata 384.401 km sehingga 1 LD = 384.401 km. Jika pada jarak 1 LD itu Bulan saja tidak pernah jatuh ke Bumi maka tentu saja asteroid PHA yang mempunyai jarak pendekatan lebih dari 1 LD bisa dipastikan takkan jatuh ke Bumi.

Jarak Rata-rata bumi dan bulan dalam satuan Lunar Distance

Dari semua yang kita bahas tadi mulai apa itu asteroid hingga ancaman bahayanya, kini kita sudah tahu bagaimana cara mengetahui sebuah asteroid apakah ia benar-benar akan membahayakan Bumi ataukah hanya melintas saja dan pastinya mulai saat ini kita tidak lagi mudah untuk terprovokasi dengan pemberitaan-pemberitaan yang mengatakan akan adanya asteroid/komet/meteor yang akan menabrak Bumi. Sampai sini dulu ya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua dan jika ada pertanyaan maupun koreksi silahkan komentar di artikel ini. Sampai jumpa dan Salam Kafe Astronomi. 🙂

Dari artikel ini saya simpulkan manakala ada pemberitaan yang menghebohkan itu lakukan klarifikasi sebagai berikut:

  1. Ketahui berapa jarak terdekat antar bumi dengan asteroid atau benda langit tersebut. Jika lebih dari 384.401 Km (1 LD) maka dapat dikatakan asteroid masih aman dan tidak berpotensi menghantam bumi.
  2. Asteroid-asterois PHA yang pernah terdeteksi melintas jauh lebih dekat dibanding 1 LD memiliki diameter yang sangat kecil (rata-rata hanya 10 meter). Pada diameter sekecil ini, andaikata asteroid tersebut jatuh ke Bumi, maka atmosfer Bumi masih mampu menahannya dan menguapkannya hingga habis dalam skema pemandangan sebagai meteor cemerlang (fireball).

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : ekohadigunawan@gmail.com Fb : Eko Hadi G

6 thoughts on “Menjawab pemberitaan asteroid yang akan menghantam bumi

  • Pingback: Menjawab pemberitaan asteroid yang akan menghantam bumi « futharifushiriko

  • 15/12/2011 at 5:32 PM
    Permalink

    Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin , terima kasih banyak mas Eko-Kafe Astronom atas klarifikasinya, membuat hati jadi lebih adem, ya maklumlah orang kan sukanya bikin provokasi ( barangkali hobinya) padahal mereka nggak tahu kebenarannya, puas hatinya kalau lihat orang pada panik.
    Saya suka banget akan ilmu Astronomi bikin hati tambah melek atas Kebesaran Allah.

  • 03/07/2012 at 1:59 PM
    Permalink

    terima kasih atas info nya, sangat bermanfaat dan bertambah lagi pengetahuan saya 🙂 Menerangkan dengan sangat jelas dan mudah dimengerti..

  • 16/12/2012 at 9:40 PM
    Permalink

    walaupun gak ikut2an dag dig dug denger meteor mau ciuman ama bumi, tapi membacat penjelasan ini jadi sangat melek akan PHA dan kemungkinan2nya, terimakasih pencerahannya, sangat bermanfaat

  • 18/12/2014 at 6:00 AM
    Permalink

    Alhamdulillah, mksh atas penjelasanya akhy. Banyak hikmahnya terutama utk anak saya yg 6th sejak dengar berita ini dia ketakukan dan dia makin rajin menghafal quran, biar selamat katanya takut klo asteroid jatuh ke bumi takut kiamat.makasih byk akhy semoga kita semua dalam lindungan Nya Aamiin..(y)

Leave a Reply