Pengamatan Gerhana Matahari Dengan Teknik Lubang Jarum

Pengamatan Matahari dengan menggunakan tekhnik lubang jarum atau “Pin Hole” merupakan salah satu tekhnik yang paling mudah, murah dan paling aman. Cara kerja dari tekhnik lubang jarum adalah dengan membiarkan cahaya matahari masuk melalui lubang/celah sempit¬†dan kemudian di proyeksikan pada sebuah bidang datar.¬†Untuk membuat “Pinhole” banyak sekali caranya mulai dari dengan menggunakan dua lembar kertas hingga menggunakan kardus.

Menggunakan dua lembar kertas
Ambilah dua lembar kertas HVS. Kemudian lubangi satu kertas dengan menggunakan jarum atau paku dengan sempurna. Arahkan lubang pada kertas tersebut ke arah matahari dan tangkap banyangan cahaya matahari yang melalui lubang pada kertas pertama menggunakan kertas kedua. Saat matahari mengalami gerhana, bayangan cakram/bulatan matahari yang biasanya berbentuk bulat akan berbentuk sabit sesuai dengan fase gerhana matahari.

Skema pembuatan pinhole menggunakan 2 lembar kertas. Kredit : KafeAstronomi.com
Skema pembuatan pinhole menggunakan 2 lembar kertas. Kredit : KafeAstronomi.com

Menggunakan kardus
Ambilah sebuah kardus. Anda dapat menggunakan kardus air mineral, kardus bekas maupun kardus-kardus yang lain. Usahakan anda menggunakan kardus yang cukup panjang agar hasil bayangan dari cakram matahari yang dihasilkan pada layar proyeksi pinhole bisa lebih besar. Setelah anda mendapatkan kardus, lubangi bagian depan kardus dengan menggunakan jarum atau paku dan pastikan bagian depan kerdus tertutup rapat agar tidak ada cahaya yang masuk selain dari lubang yang telah kita buat. Dibagian belakang kardus beri selembar kertas sebagai bidang proyeksi dari bayangan cakram matahari dan beri lubang yang cukup besar di sebelahnya agar mata kita dapat melihat bidang proyeksi tersebut. Arahkan kardus ke arah matahari. Namun ingat, jangan sekali-sekali mengarahkan kardus kearah matahari dengan cara melihat matahari dari belakang kardus karena ini sangat berbahaya. Cukup dengan melihat bayangan kardus pada tanah. Saat matahari mengalami gerhana, bayangan cakram/piringan matahari yang biasanya berbentuk bulat akan berbentuk sabit sesuai dengan fase gerhana matahari.

Skema pembuatan pinhole menggunakan kardus. Kredit : KafeAstronomi.com
Skema pembuatan pinhole menggunakan kardus. Kredit : KafeAstronomi.com

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : [email protected] Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply