Kisah Pengamatan Bulan dan Jupiter

Malam itu bulan tampak terlihat sempurna. Menemani diskusi hangat kami di latar Perpustakaan Kota Yogyakarta. sesekali tampak awan tipis menutupi permukaan bulan yang sinarnya menghangatkan suasana ditengah-tengah senyum dan canda. Ditemani sebungkus makanan ringan, kami memulai penjelajahan malam ini.

Tim Penjelajah Langit(PL) kembali mengadakan acara pengamatan langit malam di Kota Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang ke dua kalinya dilakukan di bulan Maret setelah sebelumnya pada 1 Maret lalu, Tim PL berkunjung ke Observatorium Assalaam di daerah Sukoharjo, Jawa Tengah.


Kegiatan pengamatan langit malam merupakan salah satu kegiatan gathering sekaligus pengamatan langit dimana dalam setiap bulan acara ini akan selalu diadakan. Pada Maret 2014 ini, pengamatan langit dimulai dengan acara gathering dengan mengambil lokasi gathering di Benteng Vredeburg kota Yogyakarta dan Alun-Alun Utara sebagai tempat pengamatan Bulan purnama. Namun apa dikata, sore itu langit tampak tak bersahabat dengan kami ditambah pula waktu kunjungan kami telah habis sehingga terpaksa gathering dan lokasi pengamatan Bulan Purnama harus dipindah menuju Perpustakaan Kota Yogyakarta. Bersama dengan enam orang anggota perjalanan menuju Perpustakaan Kota Yogyakarta mulai mengukir kisah penjelajahan langit oleh sang penjelajah dimalam itu.

Waktu telah menunjukkan pukul 18.00 WIB, Suara adzan mulai terdengar disetiap sudut jalan dan panggilan untuk beribadah menjadi prioritas utama kami. Menunggu antrian sholat karena mushola yang terlalu kecil membuat para penjelajah langit ini sesekali melihat keatas dan berharap malam menunjukkan kemerlip bintang dan pancaran sinar bulan menerangi sudut-sudut dikaki langit kota Yogyakarta.

Wajah-wajah nan segar dan nada semangat untuk berbagi informasi mulai mengisi percakapan kala itu paska menunaikan kewajiban kepada Ilahi. Pembicaraan secara resmi dibuka dengan perkenalan anggota PL mulai dari ujung ke ujung. Canda tawa menghiasi wajah mereka tat kala seorang anggota berkata, “kenapa aku bergabung di klub ini dan suka astronomi karena aku ingin jadi astronot.” Lucu mulanya namun keseriusan dan passion salah satu anggota penjelajah langit ini selalu memberikan warna tersendiri bagi impiannya dan cita-citanya. Selang setelah kami berbincang memeperkenalkan diri, mulailah sesi pengenalan organisasi Penjelajah Langit disampaikan dari struktur hingga nama-nama pengurus yang mengemban amanah untuk membawa Penjelajah Langit lebih berkembang dan misi membawa astronomi ke masyarakat dapat terealisasi.

Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 20.00. Langit yang semula mendung, berubah menjadi sangat cerah. Sang Penjelajah Langit yang sedang berkumpul membahas rasi bintang zodiak sontak keluar dan melihat langit hingga akhirnya diputuskan agar seluruh anggota Penjelajah Langit dapat segera bersiap untuk pindah ke lokasi pengamatan langit yang bertempat di Bundaran UGM. Seluruh anggota sepakat dan saat itu pula seluruh anggota bergerak menuju Bundaran UGM dan mulai memasang teleskop serta membawa beberapa peralatan lainnya untuk pengamatan sekaligus foto bersama.

Tim Penjelah Langit. Sumber : Yusva, 2014
Tim Penjelah Langit. Sumber : Yusva, 2014

Bulan tampak putih meski di kaki langit selatan tampak mendung dan sesekali bintang Sirius menampakkan wujudnya di sebelah selatan ekuator langit. “Sekarang kita akan mengamati bulan dan disana terdapat permukaan bulan berwarna abu-abu kegelapan. Nah itu namanya mare atau lautan” seru salah satu anggota yang bertugas menjelaskan penjelajahan langit malam itu. Berduyun-duyun tim mengamati permukaan bulan, “Wah bagus ya, ternyata seperti ini ya permukaan bulan itu” seru salah satu masyarakat yang saat itu turut mengamati permukaan bulan. Tak lama setelah melihat bulan, seluruh tim dan masyarakat diajak untuk melihat keindahan planet Jupiter yang berbalut dua badai berwarna coklat di bagian ekuatornya serta ke empat satelit galileannya semakin membuat mata-mata malam itu terkagum melihat sang planet jovian. Puas rasanya bagi kami para tim penjelajah langit mampu berbagi pengalaman kepada masyarakat sekitar untuk melihat keindahan ciptaan Tuhan Semesta Alam dan diakhir acara Pengamatan langit malam, Tim Penjelajah Langit mengumumkan bahwa pada tanggal 30-31 Maret 2014 ini akan diadakan Pengamatan Langit dengan 5 obyek yang sangat menarik dengan lokasi pengamatan langit di Landasan FASI pantai depok bantul Yogyakarta Indonesia. Bilamana anda tertarik untuk mengikutinya bergabunglah di fanspage Kafe Astronomi atau Grup FB Penjelajah Langit di tautan https://www.facebook.com/groups/463479250414897/

Foto aktifitas oleh Yusva Hardiyanti & Ari Gunawan
IMG_9219

IMG_9227

IMG_9222

Leave a Reply