Kalender Astronomi Bulan Agustus 2017

Konjungsi Bulan Saturnus
Pada sore tanggal 3 Agustus 2017 selepas Matahari terbenam, Bulan yang berada pada fase Purnama akan bersebelahan dengan planet Saturnus yang tampak seperti “bintang terang tak berkelip” berwarna kuning muda disebelah sisi selatan Bulan. Peristiwa ini dapat anda saksikan di belahan langit timur mulai selepas Matahari terbenam hingga pukul 02.20 waktu lokal.

Gerhana Bulan Sebagian
Pada malam 7 Agustus 2017 menjelang waktu tengah malam, Bulan akan mengalami peristiwa Gerhana Bulan Sebagian. Bulan akan memasuki wilayah penumbra pada 7 Agustus 2017 pukul 22.50 WIB. 8 Agustus 2017 pukul 00.22 WIB Bulan memasuki wilayah umbra dan pada pukul 01.20 WIB Bulan akan memasuki puncak Gerhana Bulan Sebagian. Bulan akan meninggalkan wilayah umbra pada pukul 02.18 WIB dan meninggalkan wilayah penumbra pada pukul 03.50 WIB. Peristiwa ini dapat disaksikan mulai 7 Agustus 2017 pukul 22.50 WIB hingga 8 Agustus 2017 03.50 WIB diseluruh wilayah Indonesia dan dapat diamati dengan mata telanjang. Gerhana Bulan Sebagian aman diamati dengan mata telanjang.

Gerhana Bulan Sebagian
Pada malam 7 Agustus 2017 menjelang waktu tengah malam, Bulan akan mengalami peristiwa Gerhana Bulan Sebagian. Bulan akan memasuki wilayah penumbra pada 7 Agustus 2017 pukul 22.50 WIB. 8 Agustus 2017 pukul 00.22 WIB Bulan memasuki wilayah umbra dan pada pukul 01.20 WIB Bulan akan memasuki puncak Gerhana Bulan Sebagian. Bulan akan meninggalkan wilayah umbra pada pukul 02.18 WIB dan meninggalkan wilayah penumbra pada pukul 03.50 WIB. Peristiwa ini dapat disaksikan mulai 7 Agustus 2017 pukul 22.50 WIB hingga 8 Agustus 2017 03.50 WIB diseluruh wilayah Indonesia dan dapat diamati dengan mata telanjang. Gerhana Bulan Sebagian aman diamati dengan mata telanjang.

Peristiwa gerhana Bulan parsial 25 April 2013. Kredit : Radoslaw Ziomber

Bulan Purnama
Fase Bulan Purnama akan terjadi pada tanggal 8 Agustus 2017. Dalam satu malam penuh dapat diperkirakan langit akan terang benderang dan hanya sedikit bintang yang tampak. Bulan akan bersinar menerangi langit malam mulai selepas Matahari terbenam hingga Matahari terbit. Jarak antara Bumi dan Bulan saat itu sejauh 390.954 km.

Puncak Hujan Meteor Perseids
Hujan meteor Perseids akan mencapai puncak aktifitasnya pada tanggal 12 Agustus 2017. Banyaknya meteor yang akan tampak di langit malam diperkirakan sekitar 150 meteor per jam. Hujan meteor Perseids muncul dari rasi bintang perseus. Pada saat puncak aktifitas hujan meteor terjadi, Rasi bintang perseus akan terbit pada pukul 01.00 waktu lokal. Waktu terbaik untuk mengamati fenomena hujan meteor perseids adalah melihat ke arah Rasi Perseus mulai 01.00 waktu lokal hingga waktu terbit Matahari.
Fase Bulan : Cembung Akhir

Bulan Kuarter Akhir
Fase Bulan kuarter akhir akan terjadi pada 15 Agustus 2017. Pada sore hari 15 Agustus 2017 hingga waktu tengah malam, langit akan gelap dan terlihat banyak bintang karena kondisi langit terbebas dari cahaya Bulan. Bulan akan terbit sekitar tengah malam dan akan berada di atas kepala pengamat saat Matahari terbit.

Konjungsi Bulan Aldebaran
Pada sore tanggal 16 Agustus 2017 mulai Bulan terbit, Bulan yang berada pada fase kuarter akhir akan bersebelahan dengan Bintang Aldebaran yang tampak berwarna merah disebelah sisi timur Bulan. Pada saat peristiwa ini terjadi Bulan dan bintang Aldebaran berjarak sejauh 5 derajat. Peristiwa ini dapat anda saksikan di belahan langit timur mulai Mulai Bulan terbit pukul 00.44 waktu lokal hingga Matahari terbit.

Puncak Hujan Meteor Kappa-Cygnids
Hujan meteor Kappa Cygnids akan mencapai puncak aktifitasnya pada tanggal 18 Agustus 2017. Banyaknya meteor yang akan tampak di langit malam diperkirakan sekitar 25 meteor per jam. Hujan meteor Kappa Cygnids muncul dari rasi bintang Cygnus. Pada saat puncak aktifitas hujan meteor terjadi, Rasi bintang Cygnus akan terbit pada pukul 18.00 WIB. Waktu terbaik untuk mengamati fenomena hujan meteor Kappa Cygnids adalah melihat ke arah Rasi Cygnus mulai pukul 18.00 hingga waktu terbit Matahari.
Fase Bulan : Kuarter Akhir

Konjungsi Bulan Venus
Pada sore tanggal 19 Agustus 2017 selepas Bulan dan Venus terbit, Bulan yang berada pada fase sabit tua akan bersebelahan dengan planet Venus yang tampak seperti “bintang terang tak berkelip” berwarna kuning muda disebelah barat Bulan. Peristiwa ini dapat anda saksikan di belahan langit timur mulai setelah Bulan terbit hingga Matahari terbit.

Bulan Baru
Fase Bulan baru akan terjadi pada 22 Agustus 2017 dengan konjungsi Bulan Matahari pada pukul 01.30 WIB. Diperkirakan pada sore tanggal 22 Agustus saat Matahari terbenam, hilal telah terbentuk dan akan tinggi sekitar 7 derajat.

Konjungsi Bulan Jupiter
Pada sore 25 Agustus 2017 selepas Matahari terbenam, Bulan yang berada pada fase Bulan sabit muda akan bersebelahan dengan planet Jupiter yang tampak seperti “bintang terang tak berkelip” berwarna kuning muda disebelah sisi selatan Bulan. Peristiwa ini dapat anda saksikan di belahan langit barat mulai selepas Matahari terbenam hingga 20.40 waktu lokal.

Bulan Kuarter Awal
Fase Bulan kuarter awal akan terjadi pada 29 Agustus 2017. Selepas Matahari tenggelam Bulan akan tampak di langit dan letaknya ada diatas kepala pengamat. Bulan akan tenggelam sekitar tengah malam.

Konjungsi Bulan Saturnus
Pada sore 30 Agustus 2017 selepas Matahari terbenam, Bulan yang berada pada fase Bulan kuarter awal akan bersebelahan dengan planet Saturnus yang tampak seperti “bintang terang tak berkelip” berwarna kuning muda disebelah sisi selatan Bulan. Peristiwa ini dapat anda saksikan di belahan langit timur mulai selepas Matahari terbenam hingga pukul 00.30 waktu lokal

Leave a Reply