Kafe Astronomi dan Semarak InOMN 2013

Tanggal 12 Oktober 2013 menjadi hari yang ditunggu-tunggu seluruh pecinta astronomi. Pada tanggal tersebut diadakan sebuah event besar astronomi yaitu International Observe the Moon Night (InOMN) 2013 yang diikuti serentak hampir di seluruh negara salah satunya adalah negara kita Indonesia. Dalam pengamatan InOMN ini, Kafe Astronomi sebagai media informasi astronomi juga turut menyemarakkan kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengamati bulan sebagai tetangga terdekat bumi kita sekaligus satelit alam kepada masyarakat umum. Tak hanya itu saja, event InOMN 2013 yang dilakukan oleh Tim Penjelajah Langit sebagai divisi lapangan Kafe Astronomi telah mengukir sejarah bagi Open Public pertama yang pernah diadakan oleh Kafe Astronomi setelah menjadi Media Informasi yang telah berdiri sendiri..



Pengamatan bulan ini dimulai pada pukul 19.00 bertempat di halaman Pasar Seni Gabusan, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan yang dilakukan sangat beragam mulai dari pengamatan bulan melalui teleskop, sosialisasi tentang penjelajahan bulan oleh para astronot dan saling berbagi ilmu mengenai bulan kita. Dalam pengamatan ini, Tim Penjelajah langit mengamati bulan dengan menggunakan teleskop jenis reflektor Celestron 130EQ. Bulan yang tampak tak lebar dari kelingking kita berubah menjadi bola besar yang terlihat memiliki banyak kawah. Bulan sedang dalam fase kuartir awal namun tampaknya antara gelap terang dipermukaan bulan begitu indah terhiasi oleh kawah-kawahnya yang terlihat melalui teleskop. Selain itu Tim PL juga membawa beberapa poster mengenai informasi fase bulan dan peta penjelajahan bulan oleh astronot dalam misi apollo. Kurang seru dan masih banyak pertanyaan yang harus kami jawab, Starrynight sebagai software simulasi langit malam kami gunakan untuk menunjukkan dan menjawab pertanyaan masyarakat bagaimana pergerakan bulan di langit.

 Salah satu pengunjung menikmati keindahan permukaan bulan dari balik lensa. Sumber : Hariyanto Surbakti
Salah satu pengunjung menikmati keindahan permukaan bulan dari balik lensa. Sumber : Hariyanto Surbakti

Terlihat antusiasme masyarakat begitu tinggi, Bookmark yang kami berikan dan promosi baik media maupun datang face to face ke pengunjung Pasar Seni Gabusan ternyata mampu menyedot audience. Diperkirakan terdapat 80 orang pengunjung ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mulai dari usia anak-anak hingga dewasa tertarik dan sangat serius saat mata mulai mengintip bulan dari balik lensa okuler teleskop yang memperlihatkan keindahan bulan. Seorang pengunjung berkomentar tentang gambar kawah bulan yang terdapat di poster.

Bulannya kayak semen cor-coran hehehe.

Tak hanya itu saja, seorang pengunjung yang baru saja melihat bulan melalui teleskop juga menambahkan.

Ternyata bulan itu gak rata ya. Wah berarti kalo dibilang wajahnya seindah bulan itu jelek dong, kan berlubang-lubang.

Hehehe. Begitulah canda tawa pengunjung yang semakin menghangatkan suasana malam itu. Tak terasa waktu sudah menginjak malam dan angka pada jam digital menunjukkan 21.00 WIB. Kenangan demi kenangan terukir dalam kisah singkat pengamatan langit malam itu. Kami mengakhiri kegiatan InOMN 2013 dengan foto bersama tim Fisika UGM.

 Tim Penjelajah Langit sebagai divisi lapangan Kafe Astronomi(Kanan) bersama Tim Fisika UGM(Kiri). Sumber : Hariyanto Surbakti
Tim Penjelajah Langit sebagai divisi lapangan Kafe Astronomi foto bersama Tim Fisika UGM. Sumber : Hariyanto Surbakti

Informasi tambahan, bagi teman-teman yang belum sempat mengikuti kegiatan Kafe Astronomi di event InOMN, jangan khawatir dan berkecil hati. Kami akan selalu menginformasikan kegiatan-kegiatan Kafe Astronomi di website kita tercinta. Banyak pengunjung yang bertanya bagaimana cara bergabung dan kemudian mengikuti kegiatan Kafe Astronomi. Jika berminat ikut, silakan langsung datang di kegiatan Kafe Astronomi karena sifatnya terbuka untuk umum. Sampai bertemu di event berikutnya 😉

Sekilas Galeri InOMN

Mengamati bulan

Open Publik

Canda Tawa Bintang

Leave a Reply