Hujan Meteor Orionids 2012

Malam minggu merupakan malam yang asyik untuk melakukan aktifitas malam. Jalan-jalan, nongkrong, refreshing, belanja hingga skygazing menatap langit. 20 Oktober 2012 akan menjadi malam minggu yang cukup fenomenal di seluruh langit indonesia karena Fenomena hujan meteor akan menghiasi langit Indonesia di awal musim penghujan.



Edmond Halley Credit : by Thomas Murray

Sebutlah nama nya Hujan meteor Orionids. Dinamakan demikian karena radiant hujan meteor orionids berasal dari rasi orion atau lintang waluku begitu masyarakat jawa menyebut nya. Hujan meteor orionids sejatinya merupakan hujan meteor yang masuk dalam kategori hujan meteor yang disebabkan akibat reruntuhan sisa-sisa ekor komet pada saat mengorbit matahari yang tak lain saat itu adalah komet halley. Komet halley untuk pertama kali nya telah tercatat dan diamati semenjak 240 tahun sebelum masehi namun ia baru dapat ditentukan periodesitas nya pada tahun 1705 oleh seorang astronom ternama dari Inggris yaitu Edmond Halley dan diketahui memiliki periode orbit sekitar 75 hingga 76 tahun. Terakhir komet halley melintas dekat dengan matahari pada tahun 1986. Dengan diketahui nya periode orbit maka komet halley akan nampak kembali pada pertengahan tahun 2061


Komet Halley pada tanggal 8 Maret 1986. Credit : NASA

Di bulan oktober ini Hujan meteor Orionids akan memulai aktifitas nya pada tanggal 2 Oktober hingga 7 November 2012 dan mencapai puncak pada Minggu 21 Oktober 2012 malam hari dengan intensitas meteor yang mencapai 25 meteor per jam. Radiant dari orionids sendiri tak lain adalah rasi orion yang akan terbit diufuk timur pada pukul 22.00 WIB. Berhubung saat ini adalah musim penghujan, anda dapat melakukan pengamatan selama tiga hari berturut-turut yaitu H-1, Puncak dan H+1. Namun demikian, sangat disarankan pengamatan tetap dapat dilakukan pada minggu malam tanggal 21 oktober 2012 mengingat intensitas hujan meteor paling banyak pada saat puncak. Anda tertarik untuk mengamati nya? Berdoalah semoga langit cerah dan salam astronomi Indonesia

 

Radiant Hujan Meteor Orionids 2012

“PERHATIAN! HUJAN METEOR HANYA DAPAT DILIHAT DENGAN MATA TELANJANG TIDAK DENGAN TELESKOP, BINOKULER MAUPUN ALAT BANTU OPTIK LAINNYA”

Berikut tips untuk mengamati hujan meteor :

  • Berdoalah langit malam itu cerah
  • Cari tempat yang gelap, lapang dan aman (bagus daerah pantai)
  • Bawa beberapa atau banyak teman-teman anda agar suasana semarak
  • Sebaiknya kenali sebelumnya nama rasi-rasi dan bintang yang nampak malam itu lewat software planetarium seperti Stellarium, Starrynight dsb.
  • Kenali rasi sumber hujan meteor. Misal : Orion
  • Bawa perlengkapan senter, jaket, alas tidur, makanan-minuman, mp3 player, lotion anti nyamuk dsb.
  • Kamera astrofoto dan tripod bagi anda yang menyukai astrofotografi. Bagi pemilik gadget astronomi android dalam bentuk peta bintang interaktif bagus juga untuk dibawa.
  • Tidak perlu teleskop maupun binokuler alias cukup mata telanjang tapi kalau ada peralatan tsb bisa juga dibawa untuk pengamatan objek langit lainnya seperti planet,nebula dan bintang.
  • Boleh berteriak sekerasnya saat anda menyaksikan kelebatnya meteor! (asal jangan di telinga kawannya loh!)
  • Jangan lupa juga hitung berapa cacah meteor yang dapat anda saksikan malam itu dengan melakukan counting selama waktu tertentu.

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, penelitian seputar etnoastronomi merupakan salah satu kegiatan yang digemarinya di komunitas astronomi Penjelajah Langit. Email : ekohadigunawan@gmail.com Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply