Hujan Meteor Leonids 2012

Tak terasa tinggal beberapa hari lagi fenomena hujan meteor akan kembali menghiasi diseluruh langit kepulauan Indonesia. Hujan meteor yang akan terjadi tergolong hujan meteor minor dan disebabkan oleh sisa reruntuhan ekor komet saat melintasi orbit bumi. Kapan hari nya? Mari kita bahas bersama

Foto Ernst Tempel dan Horace Parnell Tuttle. Credit Wikipedia.

 Leonids Meteor Shower atau Hujan Meteor leonids merupakan hujan meteor yang disebabkan oleh sisa-sisa reruntuhan ekor komet Tempel-Tuttle yang memiliki periode orbit sekitar 33 tahun. Mulanya Komet Tempel–Tuttle ditemukan oleh dua orang astronom yang berasal dari jerman dan amerika yang tidak lain mereka adalah Ernst Tempel dan Horace Parnell Tuttle ditahun 1865-1866. Karena penamaan komet dinamakan dengan nama penemunya maka komet yang saat itu diamati diberi nama komet 55P/Tempel–Tuttle. Komet tidak lah seperti asteroid yang berisi batu atau besi padat melainkan sebuah benda langit amat sangat rapuh yang terdiri atas batu, es, besi dan beberapa gas seperti karbon dioksida, karbon monoksida, metana & amonia. Ketika komet melintas dekat dengan orbit bumi maka seperti yang kita ketahui komet akan meninggalkan sisa-sisa reruntuhan ekor nya di orbit bumi akibat hempasan partikel-partikel dari angin matahari. Sisa-sisa reruntuhan ekor komet yang tertinggal pada suatu ketika akan tertarik akibat gravitasi bumi saat bumi melintasi orbit yang telah terkotori reruntuhan ekor komet dan alhasil reruntuhan ekor itupun tertarik yang kemudian menyebabkan terjadi nya hujan meteor.



Hujan meteor leonids 2012 akan memasuki aktifitas pada tanggal 6 November 2012 hingga 30 November 2012 dan mencapai puncak nya pada hari sabtu tanggal 17 November 2012 pukul 02.00 WIB. Melihat siklus bulan yang masih dalam rentang bulan muda maka pengamatan hujan meteor leonids dapat dipastikan tidak akan terganggu oleh cahaya bulan. Banyak nya hujan meteor yang akan tampak disetiap jam nya pada saat hujan meteor leonids diperkirakan akan mencapai sekitar 15 meteor per jam dengan kecepatan meteor 71 Km/detik. Hujan meteor leonids sendiri memiliki radiant rasi leo yang diperkirakan akan terbit dan terlihat diatas horizon pada pukul 02.00 WIB arah timur. Karena hujan meteor leonids termasuk dalam kategori hujan meteor yang memiliki waktu di pagi hari maka bagi anda yang akan mengadakan pengamatan hujan meteor, pengamatan dapat dilakukan pada Jumat malam hingga fajar tiba dan Sabtu malam hingga fajar tiba. Namun begitu pengamatan disarankan pada Jumat malam hingga fajar tiba karena pada saat itulah meteor yang akan melintas dan terbakar di atmosfer bumi cukup banyak. Apakah hujan meteor berbahaya bagi manusia? Tentu saja jawabannya Sama Sekali Tidak Berbahaya. Selamat menyaksikan pertunjukan langit dan semoga langit cerah tiada awan & hujan. Salam Astronomi Indonesia

Radiant Hujan Meteor Leonids. Credit Stellarium & Kafe Astronomi.com

Tips Mengamati Hujan Meteor Leonids 2012
– Arahkan pandangan anda ke arah timur
– Pastikan terhindar dari polusi cahaya (Disarankan tempat pengamatan dipantai, gunung, desa bukan daerah perkotaan)
– Lakukan pengamatan pada puncak hujan meteor yaitu jumat malam hingga sabtu/fajar tiba
– Berbaringlah sambil melihat langit
– Sangat tidak disarankan menggunakan Binokular maupun Teleskop.
– Gunakan mata telanjang dan Bagi yg berkacamata gunakan kacamata
– Jangan tidur 😀

“Hujan Meteor hanya dapat dilihat dengan Mata Telanjang dan Tidak dapat dilihat menggunakan Binokular maupun Teleskop”

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : [email protected] Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply