Hujan Meteor Geminids 2012

Tampak cahaya-cahaya terang akan melesat bak kembang api diatas langit. Inilah sebuah fenomena langit terakhir di penghujung tahun ini setelah beberapa minggu yang lalu salah satu fenomena langit gerhana bulan penumbra terjadi. Hujan meteor merupakan fenomena langit yang dapat kita saksikan di bulan desember ini. Penampakan nya yang di prediksikan akan sangat banyak dilangit malam membuat para pecinta langit tak ingin melewatkan kesempatan untuk menyaksikan fenomena langit nan indah yang tak lain adalah Hujan meteor Geminids



Hujan meteor geminids sejatinya merupakan hujan meteor yang masuk dalam kategori hujan meteor mayor dimana hujan meteor mayor memiliki makna hujan meteor yang memiliki intensitas jumlah meteor sangat banyak. Diprediksikan hujan meteor geminids akan berkisar sekitar 120 meteor/jam. Menilik sebab musabab nya, hujan meteor geminids merupakan hujan meteor yang disebabkan akibat serpihan dari reruntuhan asteroid. Di duga asteroid 3200 Phaethon merupakan biang keladi dari sumber meteoroid hujan meteor Geminids dimana asteroid 3200 Phaethon termasuk dalam kategori Asteroid Palladian yang memiliki inklinasi cukup tinggi. Proses terjadinya hujan meteor yang disebabkan oleh asteroid umumnya hampir sama dengan proses terjadi nya hujan meteor yang disebabkan oleh komet. Ketika asteroid melintas tepat dengan orbit bumi, asteroid akan meninggalkan serpihan-serpihan reruntuhannya di orbit bumi akibat hempasan partikel-partikel dari angin matahari. Sisa-sisa serpihan reruntuhan asteroid yang tertinggal pada suatu ketika akan tertarik akibat gravitasi bumi saat bumi melintasi orbit yang telah terkotori reruntuhan asteroid dan alhasil reruntuhan asteroid itupun tertarik yang kemudian menyebabkan terjadi nya hujan meteor.

Foto Asteroid 3200 Phaethon dari jam ke jam oleh Marco Langbroek
Dua bintang terang di rasi gemini yaitu pollux dan Castor. Credit : Kafe Astronomi.com berbasis Voyager 4.5.5

Hujan meteor geminids tahun 2012 akan mencapai puncaknya di Indonesia pada pagi tanggal 14 Desember 2012. Aktifitas hujan meteor dimulai semenjak tanggal 7 Desember 2012 hingga 17 Desember 2012. Prakiraan intensitas hujan meteor akan mencapai hingga 120 meteor per jam dengan kecepatan 35 km/detik. Menilik gangguan dari polusi cahaya bulan ternyata bulan saat itu akan memasuki fase bulan mati sehingga dapat dipastikan pengamatan dapat maksimal akibat tidak adanya cahaya bulan. Radiant hujan meteor geminids berasal dari rasi gemini yang akan terbit pada pukul 21.00 WIB diarah timur laut. Rasi geminids akan ditandai dengan muncul nya dua bintang terang yaitu pollux dan castor. Jika anda ingin melakukan pengamatan hujan meteor kami menyarankan tanggal yang tepat untuk melakukan pengamatan adalah malam tanggal 13 hingga pagi menjelang fajar tanggal 14 desember 2012 karena saat-saat tersebut merupakan saat-saat puncak hujan meteor. Selamat mengamati, hitung berapa meteor yang dapat anda lihat dan Semoga Langit cerah. Salam Astronomi Indonesia.

Radiant Hujan Meteor Geminids 2012. Credit : Kafe Astronomi.com berbasis Voyager 4.5.5

Tips mengamati hujan meteor

“PERHATIAN! HUJAN METEOR HANYA DAPAT DILIHAT DENGAN MATA TELANJANG TIDAK DENGAN TELESKOP, BINOKULER MAUPUN ALAT BANTU OPTIK LAINNYA”

Berikut tips untuk mengamati hujan meteor :

  • Berdoalah langit malam itu cerah
  • Cari tempat yang gelap, lapang dan aman (bagus daerah pantai)
  • Bawa beberapa atau banyak teman-teman anda agar suasana semarak
  • Sebaiknya kenali sebelumnya nama rasi-rasi dan bintang yang nampak malam itu lewat software planetarium seperti Stellarium, Starrynight dsb.
  • Kenali rasi sumber hujan meteor. Misal : Orion
  • Bawa perlengkapan senter, jaket, alas tidur, makanan-minuman, mp3 player, lotion anti nyamuk dsb.
  • Kamera astrofoto dan tripod bagi anda yang menyukai astrofotografi. Bagi pemilik gadget astronomi android dalam bentuk peta bintang interaktif bagus juga untuk dibawa.
  • Tidak perlu teleskop maupun binokuler alias cukup mata telanjang tapi kalau ada peralatan tsb bisa juga dibawa untuk pengamatan objek langit lainnya seperti planet,nebula dan bintang.
  • Boleh berteriak sekerasnya saat anda menyaksikan kelebatnya meteor! (asal jangan di telinga kawannya loh!)
  • Jangan lupa juga hitung berapa cacah meteor yang dapat anda saksikan malam itu dengan melakukan counting selama waktu tertentu.

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : [email protected] Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply