Friday Nov 28, 2014

Gerhana Matahari Cincin

Selang dua minggu tepat nya, dibulan mei ini kembali fenomena langit – gerhana akan terjadi dilangit indonesia saat sang surya menyinari permukaan bumi. Gerhana yang akan terjadi kali ini adalah gerhana matahari cincin. Kapan dan bagaimana itu bisa terjadi kita mari kita bahas bersama-sama.

10 Mei 2013 akan menjadi hari ketika matahari terbit dari ufuk timur dengan wajah nya sebagian tertutup oleh cakram rembulan yang akan mengawali bulan barunya. Gerhana matahari cincin dapat dikatakan sebagai momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para pecinta astronomi maupun masyarakat pada umum nya. Sebuah pertanyaan muncul, bagaimana gerhana matahari cincin dapat terjadi? kenapa kok tidak gerhana matahari total atau gerhana matahari sebagian saja kan sama-sama nya tertutup bulan?

Gerhana Matahari Cincin. Sumber : Stefan Seip

Gerhana Matahari Cincin. Sumber : Stefan Seip



10 Mei 2013 sejatinya adalah saat dimana bulan sedang melakukan perjalanannya untuk mencapai apogee pada 13 Mei 2013, dengan kata lain saat gerhana matahari cincin terjadi bulan sedang berada pada perjalanan menempuh jarak terjauhnya terhadap bumi dibulan mei 2013. Gerhana matahari terjadi manakala posisi Matahari, Bulan dan Bumi di luar angkasa berada pada satu titik garis lurus yang disebut sebagai garis ekliptika. Sinar matahari yang memancar hingga mengenai bumi kita untuk sementara waktu terblokir karena sebagian atau seluruh cahayanya tertutup oleh cakram bulan. Banyak nya intensitas cahaya yang dapat kita lihat pada saat gerhana matahari terjadi bergantung dengan seberapa banyak cakram matahari dilangit tertutup oleh cakram bulan dan bergantung pada gerhana matahari apa yang akan terjadi. Gerhana matahari total terjadi manakala posisi pengamat dimuka bumi berada pada wilayah umbra. Pengamat akan melihat bahwa matahari sepenuh nya tertutup oleh cakram bulan sedang gerhana matahari sebagian terjadi manakala posisi pengamat di permukaan bumi berada pada wilayah penumbra. Dari tempat pengamat, pengamat akan melihat cakram matahari hanya sebagian saja yang tertutup oleh cakram bulan sedang lainnya tidak tertutup oleh cakram bulan. Lantas bagaimana dengan gerhana matahari cincin? Gerhana matahari cincin terjadi manakala saat puncak gerhana matahari terjadi, posisi bumi diluar angkasa berada pada wilayah antumbra. Bulan yang seharus nya membentuk bayangan sebuah “titik” dipermukaan bumi tidak dapat membentuk bayangan “titik” melainkan bayangan “titik yang kabur” karena jarak bulan dan bumi pada saat puncak gerhana terjadi terlalu jauh. Disisi lain, pengamat dipermukaan bumi melihat cakram bulan akan terlihat mengisi cakram matahari sehingga masih tersisa cakram matahari yang terlihat dilangit sebagai akibat kecil nya cakram bulan yang sedikit lebih kecil dari pada cakram bulan pada saat gerhana matahari total terjadi. Kok bisa cakram bulan mengecil? Tentu saja bisa, kecil nya cakram bulan disebabkan oleh jarak bulan terhadap bumi yang cukup menjauh dan seperti yang sudah kita ketahui bahwa pada 13 mei 2013 bulan mencapai apogeenya karena itulah cakram bulan sedikit lebih kecil daripada pada saat gerhana matahari total.

Catatan : Jarak bulan dengan bumi saat gerhana matahari terjadi merupakan salah satu faktor terpenting yang dapat menjadikan status gerhana matahari menjadi total atau menjadi cincin. Seandainya 10 mei 2013 jarak bumi dan bulan cukup dekat maka gerhana matahari yang akan terjadi adalah gerhana matahari total. Namun pada kenyataannya jarak bulan dan bumi cukup jauh sehingga yang terjadi adalah gerhana matahari cincin

Skema Gerhana Matahari Total dan Sebagian. Apabila pengamat berada pada wilayah umbra(1) maka pengamat akan melihat gerhana matahari total sedang jika pengamat pada wilayah penumbra(2) maka pengamat akan melihat gerhana matahari sebagian. Sumber : Kafe Astronomi, 2012.

Skema Gerhana Matahari Total dan Sebagian. Apabila pengamat berada pada wilayah umbra(1) maka pengamat akan melihat gerhana matahari total sedang jika pengamat pada wilayah penumbra(2) maka pengamat akan melihat gerhana matahari sebagian. Sumber : Kafe Astronomi, 2012.

Indonesia merupakan salah satu permukaan bumi yang mendapat porsi untuk mengamati gerhana matahari. Namun sayang nya indonesia bukan lah tempat yang tepat untuk menyaksikan gerhana matahari cincin karena Indonesia berada pada wilayah penumbra sehingga pengamat di Indonesia akan melihat sebagai gerhana matahari sebagian. Jika anda ingin mengadakan pengamatan gerhana matahari sebagian(karena lokasi pengamat di Indonesia) dari awal hingga akhir, anda dapat berkunjung dan mengamati prosesi gerhana matahari sebagian di kota Kupang, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Merauke dan Jayapura. Berikut tabel waktu teramatinya Gerhana Matahari sebagian di seluruh provinsi indonesia berdasarkan data BMKG tahun 2013.

Waktu Teramatinya Gerhana Matahari Sebagian 10 Mei 2013 Dari Beberapa Kota di Indonesia. Sumber : BMKG, 2013.

Waktu Teramatinya Gerhana Matahari Sebagian 10 Mei 2013 Dari Beberapa Kota di Indonesia. Sumber : BMKG, 2013.

Pengamatan gerhana matahari tidaklah dapat dilakukan dengan sembarangan, karena intensitas cahaya matahari yang cukup kuat dapat merusak mata bila kita langsung mengamati nya terlebih dengan menggunakan binokuler dan teleskop tanpa dilengkapi filter matahari. Ada beberapa alternatif yang dapat kita lakukan mulai dari yang merogoh kocek hingga gratis. Jika anda memiliki teleskop maupun binokuler anda dapat menggunakannya dengan catatan HARUS MENGGUNAKAN FILTER MATAHARI dan JANGAN MENGAMATI MATAHARI MENGGUNAKAN TELESKOP & BINOKULER TANPA FILTER MATAHARI karena dapat menyebabkan kebuta’an permanen. Bagaimana jika tidak memiliki teleskop atau binokuler? Anda dapat juga menggunakan kacamata matahari. Ingat BUKAN KACAMATA HITAM (Kacamata Rayban/riben). Wah ga ada modal nih untuk itu semua. Hal yang paling mudah dan semua orang dapat melakukannya adalah melihat pantulan sinar matahari dari air atau dari kaca hitam yang biasa dipasang di jendela rumah. Intensitas cahaya matahari yang mengenai permukaan air maupun kaca hitam secara langsung akan terkurangi sehingga dengan kita melihat pantulannya saja setidak nya mata masih aman untuk mengamati nya namun jangan dicoba untuk kaca bening maupun cermin karena sangat berbahaya.

Referensi :

http://eclipse.gsfc.nasa.gov/

http://www.bmkg.go.id/

1 Comment

Comments -49 - 0 of 1First« PrevNext »Last
  1. Wah , , ,
    Udah Dekat Dong ?

Comments -49 - 0 of 1First« PrevNext »Last

Leave a Reply