Galaksi Juga Memiliki Satelit Galaksi

Galaksi merupakan benda langit yang terdiri atas bintang-bintang, nebula, planet dan materi gelap. Di balik keindahan galaksi yang selama ini kita lihat baik digambar maupun secara langsung menggunakan teleskop dan mata telanjang, tau kah anda bahwa galaksi ternyata juga memiliki satelit galaksi dimana galaksi yang berukuran kecil mengorbit pada galaksi yang berukuran besar. Sebuah galaksi dikatakan sebagai satelit galaksi bilamana galaksi mengorbit pada galaksi yang berukuran besar sebagai akibat dari besar nya gaya gravitasi galaksi yang diorbit nya. Analogi paling mudah adalah galaksi berukuran besar(galaksi induk) adalah bumi sedang galaksi berukuran kecil(satelit galaksi) adalah bulan. Dari sekian banyak galaksi yang ada, dua galaksi yang sudah diketahui dengan pasti bahwa mereka memiliki satelit galaksi yang mengorbit pada “diri” mereka sendiri adalah galaksi Andromeda dan galaksi Bimasakti.



Galaksi Bimasakti atau galaksi tempat tinggal tatasurya kita dalam hidup nya ternyata tidaklah sendiri. Ia memiliki galaksi-galaksi pendamping yang senantiasa selalu mengelilingi nya atau yang kita sebut sebagai satelit galaksi. Beberapa satelit galaksi dari Bimasakti antara lain Galaksi kerdil Canis Mayor, Galaksi Kerdil Sagittarius, Large Magellanic Cloud, Small Magellanic Cloud dan masih ada sekitar 22 satelit galaksi lainnya. Secara rinci jumlah keseluruhan dari satelit galaksi Bimasakti kita berjumlah 26 satelit galaksi dan dua diantaranya dapat kita lihat dengan menggunakan mata telanjang maupun teleskop. Large Magellanic Cloud(LMC) dan Small Magellanic Cloud(SMC) adalah dua satelit galaksi yang dimaksud.

Tampak sungai bintang yang tak lain adalah lengan dari galaksi Bimasakti dan disebelah kanan tampak pula satelit galaksi Bimasakti yaitu Large Magellanic Cloud(Atas) dan Small Magellanic Cloud(Bawah). Image Credit : St├ęphane Guisard.

Terletak pada jarak 50 kiloparsecs atau sekitar 160 ribu tahun cahaya dari bumi kita, Large Magellanic Cloud merupakan satelit galaksi terbesar dan yang paling terang dari sekian banyak satelit galaksi yang dimiliki oleh galaksi bimasakti. Diameter nya mencapai hingga sekitar 4 kiloparsecs dengan jenis galaksi pada mulanya adalah spiral batang SB(s)m namun seiring berinteraksi dengan bimasakti maka LMC berubah menjadi galaksi yang tidak beraturan(irregullar galaksi). Bilamana ia terbit dilangit malam, posisi nya terletak di antara rasi Dorado dan Mensa dengan bentuk galaksi yang tampak menyerupai sebuah kabut putih tipis yang bergerak bersama bintang-bintang. LMC dapat kita lihat dengan menggunakan mata telanjang sehingga jika anda tidak memiliki alat optik seperti teleskop maupun binokular, janganlah berkecil hati karena LMC tetap dapat anda lihat dengan menggunakan mata telanjang pada kondisi langit yang cerah, gelap dan bersih dari awan maupun polusi cahaya.

Foto zoom dari Large Magellanic Cloud yang diambil menggunakan tekhnik eksposur lama. Credit : Yuri Beletsky (ESO).

Menempati posisi kedua sebagai satelit galaksi paling terang di seluruh satelit galaksi bimasakti, Small Magellanic Cloud merupakan satelit galaksi yang juga dapat kita lihat tanpa alat bantu optik alias dengan mata telanjang. Dengan hanya memiliki diameter separuh dari diameter LMC, dikegelapan malam SMC akan tampak seperti kabut putih yang sangat tipis diantara bintang-bintang di rasi Tucana. Untuk melihat nya dengan mata telanjang, dibutuhkan kondisi langit yang mendukung dan mata pengamat yang benar-benar awas sebagai akibat dari lemah nya magnitudo yang dimiliki SMC yaitu +2,7.

Foto Small Magellanic Cloud dengan menggunakan teleskop. Credit : Stefan Binnewies.
Skema peta galaksi Bimasakti beserta satelit galaksinya. Credit : Richard Powell.

Terbang keatas menengok galaksi tetangga kita sekaligus menjadi galaksi kedua yang juga memiliki satelit galaksi tak lain adalah galaksi Andromeda. Dari namanya saja kita dapat mencoba untuk menebak dimana posisi dari Galaksi Andromeda. Ya, galaksi andromeda terletak pada rasi Andromeda. Galaksi Andromeda atau yang dikenal sebagai Messier 31 merupakan galaksi terbesar dalam konteks “Local Group” dimana ia juga memiliki satelit galaksi yang sangat banyak lebih banyak dari pada Bimasakti. Diperkirakan jumlah dari keseluruhan satelit galaksi dari Andromeda berjumlah 33. Namun yang dapat dikonfirmasi kepastiannya hingga saat ini baru berjumlah 14 galaksi. Galaksi Andromeda di kegelapan malam sangatlah redup bahkan untuk melihat nya saja dibutuhkan binokuler dengan langit yang benar-benar mendukung karena magnitudo nya sekitar +3,5. Dengan teleskop yang berkemampuan menangkap magnitudo hingga +9 keatas, kita dapat mengamati dua satelit galaksi Andromeda yang paling terang. Kedua satelit galaksi itu tak lain adalah Messier 32 dan Messier 110.

Galaksi Andromeda beserta kedua satelitnya yaitu Messier 110 (bawah) dan Messier 32 (kiri atas pusat galaksi). Credit : Don J. McCrady.
Peta Local Group dari galaksi disekitar galaksi bimasakti. Credit : Richard Powell.

Referensi : en.wikipedia.org

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : [email protected] Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply