Ekor Komet ISON Semakin Memanjang

Mendekati perihelionnya pada 28 november 2013, ekor komet ISON semakin hari semakin memanjang dan magnitudo semu yang diciptakan semakin meningkat. Berdasarkan data MPC yang disimulasikan menggunakan StarryNight Pro Plus, magnitudo semu komet ISON terhitung pada tanggal 20 november 2013 telah mencapai +3.79. Beberapa laporan terkait semakin terlihatnya komet ISON menggunakan piranti optik seperti binokuler dan teleskop kian bermunculan baik dalam negri dan luar negri. Observatorium Bossca dengan Fanspage resminya telah melaporkan bahwa komet ISON dapat teramati dan diabadikan dalam bentuk citra gambar menggunakan teleskop. Berikut foto komet ISON dari Observatorium Bosscha oleh Muhammad Yusuf.

Komet ISON (C/2012 S1). Gambar diambil pada tanggal 19 November 2013, 4:30 WIB, dengan menggunakan teleskop robotik Celestron C8 + SBIG ST-9XME di Observatorium Bosscha oleh Muhammad Yusuf. Sumber: FP Observatorium Bosscha, 2013.
Komet ISON (C/2012 S1). Gambar diambil pada tanggal 19 November 2013, 4:30 WIB, dengan menggunakan teleskop robotik Celestron C8 + SBIG ST-9XME di Observatorium Bosscha oleh Muhammad Yusuf. Sumber: FP Observatorium Bosscha, 2013.

Menilik perkembangan komet ISON, kembali dengan menggunakan Starry Night kami mencoba untuk mensimulasikan komet ISON dilangit ufuk timur sebelum matahari terbit mulai pada tanggal 19 november hingga perihelion komet ISON pada tanggal 28 november 2013. Jika anda ingin melakukan pengamatan dalam beberapa hari kedepan gunakanlah binokuler atau teleskop hingga pada tanggal 23 november dan kemungkinan untuk pengamatan komet ISON menggunakan mata telanjang diprediksikan sudah mulai dapat dilakukan pada tanggal 24 atau 25 november hingga 28 november dimana pada tanggal 24 dan 25 november magnitudo semu komet ISON telah mencapai +2 dan +1,3.

Mobile Version


[youtube 58fK0WRg_Ec]



Leave a Reply