Double Dark Moon

Bulan, satu-satunya satelit bumi dan merupakan satelit ke-5 terbesar di Tata Surya dengan jarak kurang lebih 384.000 kilometer dari bumi. Selain menerangi langit malam yang cerah dengan pantulan sinar matahari, bulan juga memiliki gravitasi yang menyebabkan pasang surut air laut. Pada jarak terdekat bulan dan bumi, pasang di laut akan lebih besar akibat gaya gravitasi bulan. Bulan diperkirakan terbentuk sejak 4,5 miliar tahun yang lalu. Meskipun sekilas kita lihat bentuknya bulat sempurna, sesungguhya kondisi bulan penuh dengan kawah. Kawah ini akibat meteor yang jatuh di permukaan bulan karena tidak adanya atmosfer seperti di bumi untuk menghalangi masuknya meteor.



Dalam masa orbitnya, kita lihat bentuk bulan yang berubah-ubah terkadang menyerupai sabit, cembung, atau bulat sempurna. Bentuk-bentuk ini selalu berulang tiap bulannya. Siklus itulah yang disebut sebagai fase bulan. Dimulai dari fase new moon atau bulan baru, kemudian dilanjutkan dengan fase bulan sabit, bulan berbentuk cembung atau gibbous, dan terakhir fase bulan penuh atau full moon. Setelah full moon, fase bulan kembali cembung hingga berakhir pada new moon, begitu seterusnya. Satu periode siklus ini ditempuh dalam waktu antara 29,5 hari yang kemudian digunakan sebagai standar sistem kalender Hijriah.

Fase bulan dari hari ke hari selama tahun 2014

Meski tak sesulit melihat meteor atau komet, bulan selalu menarik perhatian. Salah satu fenomena bulan yang jarang terjadi adalah double dark moon. Double dark moon atau biasa juga disebut dengan blackmoon adalah fenomena dimana bulan baru (new moon) terjadi dua kali dalam satu bulan. Bulan baru adalah fase bulan yang gelap (tidak terlihat) yang terjadi sekitar 1 hingga 3 hari sebelum fase bulan sabit.

Seperti yang pernah terjadi pada bulan Juli 2011, bulan baru pertama terjadi pada hari Jum’at 1 juli 2011 pukul 15:54 WIB sementara bulan baru kedua terjadi pada hari Minggu tanggal 31 Juli 2011 pukul 01.40 WIB. Kini peristiwa double dark moon terulang kembali ditahun 2014 yakni tepatnya pada bulan Januari dengan bulan baru pertama di hari Rabu 1 Januari 2014 pukul 18:04 WIB dan bulan baru kedua pada Jum’at 31 Januari 2014 pukul 04.38 WIB.

Hilal atau bulan sabit muda yang menandai telah terjadinya  fase bulan baru. Sumber : GSFC NASA.com
Hilal atau bulan sabit muda yang menandai telah terjadinya fase bulan baru. Sumber : GSFC NASA.com

Referensi :
– Obliquity.com
– Blog.psychicsforetell.com

Leave a Reply