Komet ISON akhirnya sepenuhnya lenyap dari alam raya ini bahkan sebelum ia sempat mencapai titik perihelionnya. Menit-menit sekaratnya komet ISON terekam jelas oleh liputan satelit pengamat Matahari SOHO (Solar and Heliospheric Observatory) khususnya melalui instrumen LASCO (Large Scale Coronagraph) C3 dan C2. Pada 28 Nov 2013 pukul 12:00 WIB, komet ISON demikian benderang (magnitudo ~ -2). Berselang 6 jam kemudian komet justru lebih redup meski jaraknya ke Matahari kian memendek. Dan berselang 12 jam kemudian inti komet sudah benar-benar lenyap, hanya menyisakan jejak debu memanjang di langit dekat Matahari.

Tampak sisa-sisa debu memanjang dengan ditunjukkan panah warna kuning paska komet melenyap sebelum mendekati titik perihelion. Sumber : SOHO 2013.
Tampak sisa-sisa debu memanjang dengan ditunjukkan panah warna kuning paska komet melenyap sebelum mendekati titik perihelion. Sumber : SOHO 2013.

Apa yang menewaskan komet ISON? Masih belum jelas benar karena inti komet ini tergolong besar (diameter ~4 km). Namun badai Matahari per 27 Nov 2013 mungkin turut berperan dalam kematiannya.

Berikut cuplikan kematian komet ISON yang terekam jelas pada liputan satelit pengamat Matahari SOHO (Solar and Heliospheric Observatory)

[youtube qzcQWmx_OTU]