9 Mei 2016 akan terjadi Transit Merkurius

Mungkin ketika kita melihat matahari maka kita akan melihat bintik-bintik hitam yang sering disebut dengan sunspot. Namun, pada tanggal 9 Mei nanti kita akan melihat sebuah bintik hitam yang berbeda dari biasanya. Apakah ini? Bintik hitam ini adalah bayangan dari planet Merkurius yang akan melintasi tepat diantara Bumi dan Matahari !

Yup~~, Pada hari senin, 9 Mei 2016 akan terjadi Transit Merkurius. Transit Merkurius ini adalah sebuah peristiwa ketika Merkurius ini melewati tepat di antara Bumi dan Matahari. Jadi, tampak dari Bumi bahwa planet Merkurius ini akan melewati Matahari atau bisa di katakan singgah sementara/transit di Matahari. Hal ini seperti layaknya Gerhana, namun Matahari tidak tertutupi sepenuhnya, hanya se-TITIK KECIL. Sayangnya peristiwa yang langka ini hamper tidak bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia. Hanya sekitar daerah Sumatera Utara dan Aceh saja yang dapat mengamatinya.

Peta Visibilitas transit Merkurius pada 9 Mei 2016. Sumber : Science@NASA
Peta Visibilitas transit Merkurius pada 9 Mei 2016. Sumber : [email protected]

Di daerah Aceh dan sekitarnya Transit Merkurius ini akan terjadi sekitar jam 18.10 WIB dan akan berakhir sekitar pukul 18.45 WIB ketika matahari terbenam. Apabila kita melihat peta diatas, Aceh berada sangat dekat ke daerah dimana Transit ini tidak terlihat. Karena itulah apabila kita di daerah Aceh kita tidak akan melihat selama di daerah yang dimana keseluruhan transit tampak ( Entire Transit Visible ) yaitu selama ± 7 Jam.

Fase Transit Merkurius dengan waktu lokal Banda Aceh.
Fase Transit Merkurius dengan waktu lokal Banda Aceh.

Ketika fase kontak kedua (ketika seluruh piringan Merkurius sudah memasuki piringan Matahari), kita akan melihat apa yang sering disebut sebaga Efek Titik Hitam ( Black Drop Effect ). Hal ini merupakan sebuah ilusi optik yang menyebabkan planet merkurius tampak menyatu dengan gelapnya langit. Ilusi optik ini akan dapat terlihat lagi ketika planet merkurius tampak keluar dari piringan Matahari atau yang sering disebut kontak ketiga.

Pada kontak kedua ( ± 18.13 WIB ) kita akan melihat Efek Titik Hitam. Dimana merkurius ketika memasuki matahari tampak seperti menyatu dengan langit. Kredit : Stellarium
Pada kontak kedua ( ± 18.13 WIB ) kita akan melihat Efek Titik Hitam. Dimana merkurius ketika memasuki matahari tampak seperti menyatu dengan langit. Kredit : Stellarium

Lalu bagaimanakah cara mengamatinya? Hampir sama dengan cara mengamati Gerhana Matahari maupun Bintik Hitam, namun kita hanya bisa melihatnya dengan teleskop yang dilengkapi dengan solar filter. Disarankan menggunakan teleskop dengan pembesaran lebih dari 45x agar mendapat gambar yang jelas.

Leave a Reply