3 Dimensi Nebula Cincin diungkap oleh Teleskop Hubble

Hal yang paling berkesan saat kita melihat Nebula Cincin adalah kenampakannya yang mirip seperti lingkaran menakjubkan dari tipisnya gas antar bintang, namun gambar terbaru dari teleskop luar angkasa hubble mengungkap lebih dari apa yang kita saksikan saat ini. Para ilmuwan mengatakan, nebula Cincin justru tampak seperti agar-agar berbentuk donat.

Gambar terbaru yang diambil oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble memungkinkan astronom untuk mengambil detail dari Nebula Cincin yang lebih dari detail pengambilan gambar sebelumnya serta mengungkap gambaran struktur tiga dimensi dari nebula.

“Nebula cincin tidak seperti roti bagel melainkan ia seperti donat jeli karena ditengah-tengahnya diisi oleh material” Kata Robert C. O’Dell, seorang astronom dari Universitas Vanderbilt di Nashville.

Selain melihat gambar baru, astronom mampu membuat video dari struktur Nebula cincin dengan data yang dimiliki oleh Teleskop luar angkasa hubble.



Mengungkap karakteristik nebula Cincin, terletak dikonstelasi lyra – nebula cincin berjarak 2000 tahun cahaya dari bumi dan memiliki lebar sepanjang 1 tahun cahaya. Nebula ini terbentuk pada 4000 tahun yang lalu ketika sebuah bintang yang bermassa beberapa kali massa matahari mati karena kehabisan bahan bakarnya nuklirnya. Bintang kemudian membengkak menjadi raksasa merah besar dan kemudian mulai melepaskan lapisan terluar yang berupa gas dan runtuh kedalam inti hingga menjadi bintang kerdil putih. Kuatnya sinar ultraviolet yang memancar dari bintang, memanaskan gas disekitar bintang dan mengakibatkan nya bersinar, Jelas dari peneliti Hubble.

Hingga kini Nebula cincin merupakan target pengamatan langit yang sangat populer bagi kalangan astronom amatir karena bentuknya seperti cincin yang mengarah ke bumi kita sehingga ia menjadi objek yang sangat mudah untuk diidentifikasi dan dilihat melalui teleskop. Namun dibalik itu semua, dari pengamatan teleskop luar angkasa hubble sejatinya nebula cincin tidaklah berbentuk cincin yang sempurna.

Foto close-up dengan panjang gelombang cahaya tampak oleh teleskop luar angkasa Hubble yang mengungkapkan detail baru dari Nebula Cincin. Kenampakan objek ini tepat mengarah wajah bumi kita sehingga memungkinkan para astronom dapat melihat kenampakan cincin sang nebula. Pengamatan Hubble mengungkapkan bahwa bentuk nebula cincin lebih rumit dari yang selama ini astronom pikirkan. Gas biru dipusat nebula sebenarnya memiliki struktur berbentuk seperti bola yang menembus kemateri seperti donat merah disekelilingnya. Gambar dirilis 23 Mei 2013. Sumber: NASA, ESA, (STScI/AURA)-ESA/Kolaborasi Hubble.
Foto close-up dengan panjang gelombang cahaya tampak oleh teleskop luar angkasa Hubble yang mengungkapkan detail baru dari Nebula Cincin. Kenampakan objek ini tepat mengarah wajah bumi kita sehingga memungkinkan para astronom dapat melihat kenampakan cincin sang nebula. Pengamatan Hubble mengungkapkan bahwa bentuk nebula cincin lebih rumit dari yang selama ini astronom pikirkan. Gas biru dipusat nebula sebenarnya memiliki struktur berbentuk seperti bola yang menembus kemateri seperti donat merah disekelilingnya. Gambar dirilis 23 Mei 2013. Sumber: NASA, ESA, (STScI/AURA)-ESA/Kolaborasi Hubble.

Kamera Wide Field Hubble 3 mengungkapkan rumitnya struktur 3D yang tembus dan terkadang keluar dari massa utama nebula. Para ilmuwan menggabungkan gambar dengan berbasiskan pengamatan permukaan bumi dan menemukan tonjolan cincin mirip seperti struktur dari nebula yang tampak biru membungkus disekitar bentuk tonjolan berwarna seperti bola dengan ujung bola menoncol keluar dari batas cincin.

Para pejabat NASA menjelaskan, Tim O’Dell terkejut saat menemukan knot gelap yang tidak teratur, gas padat disepanjang cincin bagian dalam dari nebula seperti jari-jari roda.

Ilustrasi ini menggambarkan pandangan dari samping Nebula Cincin, sebagaimana disimpulkan oleh para astronom menggunakan pengamatan Hubble. Fitur yang berbentuk donat di tengah gambar adalah cincin utama. Lobus atas dan bawah cincin terdiri dari struktur berbentuk bola yang menembus cincin. Padatnya gas knots tertanam disepanjang tepi cincin. Gambar dirilis 23 Mei 2013.
Ilustrasi ini menggambarkan pandangan dari samping Nebula Cincin, sebagaimana disimpulkan oleh para astronom menggunakan pengamatan Hubble. Fitur yang berbentuk donat di tengah gambar adalah cincin utama. Lobus atas dan bawah cincin terdiri dari struktur berbentuk bola yang menembus cincin. Padatnya gas knots tertanam disepanjang tepi cincin. Gambar dirilis 23 Mei 2013.

Nebula cincin akan terus berkembang keluar pada kecepatan yang sangat tinggi dari 43.000 mph atau 69.200 km per jam dan akan terus mengembang keluar selama 10.000 tahun kedepan. Dengan mempelajari nebula, para peneliti berharap untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana matahari yang merupakan bintang usia menegah akan mati dalam 6 miliar tahun kedepan. O’dell menambahkan “”Ketika matahari menjadi kerdil putih, ia akan memanas lebih lambat setelah itu menyemburkan gas kelapisan luarnya, Materi akan menjauh setelah bintang menjadi cukup panas untuk menerangi gas. Jarak yang lebih besar ini mengartikan nebula matahari akan lebih redup karena gas yang tersembur jauh lebih luas.”

Sumber : Space.com

Leave a Reply