22 April Puncak Hujan Meteor Lyrids

Takkan lama lagi fenomena alam hujan meteor akan segera tiba. Di mulai dengan aktifitas hujan meteor pada tanggal 16 april 2016 hingga berakhir pada 25 April 2016, hujan meteor Lyrids akan mencapai puncak aktifitas hujan meteor pada tanggal 22 April 2016. Hujan meteor Lyrids merupakan hujan meteor periodik yang terjadi di setiap bulan april. Saat puncak hujan meteor terjadi, banyaknya meteor-meteor yang akan tampak dalam satu jam dapat berkisar hingga 18 meteor per jam. Peristiwa hujan meteor Lyrids terjadi ketika Bumi melintasi wilayah orbit yang memiliki meteoroid-meteoroid yang tercipta dari sisa-sisa ekor komet C/181 G1 Thatcher ratusan tahun yang lalu. Saat gravitasi Bumi menarik meteoroid-meteoroid tersebut, meteoroid mulai memasuki dan bergesekan dengan atmosfer Bumi kemudian menyala menjadi meteor terang yang berkecepatan hingga 80 km per detik. Fenomena alam hujan meteor bukanlah fenomena alam yang berbahaya. Fenomena ini dapat kita amati dengan mata telanjang dan aman untuk di saksikan bersama-sama.

Mengulas kondisi langit saat puncak hujan meteor Lyrids yang akan berlangsung pada kamis malam 21 april hingga jumat pagi dini hari 22 April 2016, langit malam ketika puncak hujan meteor Lyrids dapat dipastikan akan terang benderang di sepanjang malam. Bulan yang telah terbit semenjak matahari terbenam akan menyinari langit malam dengan terangnya hingga menyebabkan hanya bintang-bintang terang saja yang akan tampak di langit malam. Kemunculan meteor-meteor redup dari puncak hujan meteor Lyrids dapat dipastikan akan tampak sangat sedikit bahkan hampir tidak ada dan hanya meteor-meteor terang serta fireball saja yang akan terlihat dilangit malam. Disamping itu pada saat puncak hujan meteor, Bulan sedang berada pada fase purnama dan Bulan baru akan terbenam menjelang matahari terbit tepatnya pada pukul 05.32 WIB.

Langit malam yang telah terpolusi oleh cahaya Bulan. Kredit : Nazir Hasan, 2015.
Langit malam yang telah terpolusi oleh cahaya Bulan. Kredit : Nazir Hasan, 2015.

Hujan meteor Lyrids memiliki radiant atau arah sumber hujan meteor yang berasal dari rasi bintang Lyra. Di malam puncak hujan meteor rasi bintang Lyra akan terbit di belahan langit timur pada pukul 23.00 WIB dan ditandai dengan terbitnya juga bintang paling terang di rasi bintang Lyra yaitu bintang Vega. Jika anda berniat untuk melakukan pengamatan hujan meteor ambilah waktu pengamatan mulai hari rabu malam 21 April 2016 pukul 22.00 WIB hingga pagi menjelang matahari terbit 22 April 2016. Simak artikel Tips Melihat Hujan Meteor untuk menentukan dimana lokasi yang tepat untuk mengamati hujan meteor. Semoga langit cerah dan salam astronomi Indonesia.

Baca juga :
– Tips Melihat Hujan Meteor.
– Seluk Beluk Hujan Meteor Lyrids.

Radiant hujan meteor lyrids yang terbit pada pukul 23.00 di arah timur laut. Kredit : Stellarium
Radiant hujan meteor lyrids yang terbit pada pukul 23.00 di arah timur laut. Kredit : Stellarium

Leave a Reply