2009 TM8 Melintas Lebih Dekat dari Bulan

Sebongkah batu angkasa berukuran sebesar bus, yakni bergaris tengah 8 meter, bakal telah melintas sangat dekat dengan Bumi pada hari ini Selasa Senin 17 Oktober 2011 pukul 18:09 WIB. Bongkahan tersebut, yang dikenal sebagai asteroid 2009 TM8, akan melintas hanya pada jarak 342.000 km dari Bumi dengan titik perlintasan di atas Samudera Pasifik sebelah timur laut Kepulauan Hawaii (AS). Jarak ini lebih dekat dibanding jarak Bumi-Bulan saat ini, yakni 392.000 km.

Meski demikian dengan ukuran yang teramat kecil, sangat sulit untuk menyaksikan asteroid pelintas sangat dekat dengan Bumi ini, bahkan meskipun menggunakan teleskop sekalipun. Pada titik perlintasan terdekatnya, asteroid 2009 TM8 akan nampak dari Honolulu (Hawaii) sebagai titik cahaya sangat redup dengan magnitudo semu +16. Sebagai pembanding, planet kerdil Pluto masih 6 kali lebih cemerlang dibanding asteroid ini. Begitupun pengamatan terhadap Pluto juga bukanlah hal yang mudah. Andaikata pengamatan terhadap asteroid 2009 TM8 ini dapat terlaksana, kita akan menyaksikannya seakan-akan berkedip-kedip. Hal ini terjadi karena bongkahan batu raksasa ini berotasi cukup cepat, yakni sekali dalam tiap 43, detik. Sehingga dalam 24 jam asteroid ini telah berputar 2.000 kali terhadap sumbunya sendiri.



Meski melintas lebih dekat dibanding Bulan, probabilitas tumbukan asteroid ini dengan Bumi adalah nol. Sehingga asteroid 2009 TM8 ini takkan bertabrakan dengan Bumi. Dengan garis tengah 8 meter, andaikata asteroid ini berbentuk bulat, maka dengan estimasi densitas antara 2 hingga 3 gram per sentimeter kubik, asteroid 2009 TM8 ini memiliki massa antara 530 hingga 800 ton. Dan dengan kecepatan gerak 8,57 km/detik atau 30.800 km/jam, maka energi potensial yang dikandung asteroid ini adalah antara 4,7 hingga 7 kiloton TNT. Ini setara dengan 23 hingga 35 % energi bom nuklir yang didetonasikan di atas Hiroshima guna mengakhiri Perang Dunia II.

Andaikata ada asteroid sejenis yang melintas terlalu dekat dengan Bumi sehingga tertarik masuk ke atmosfer, apakah berpotensi menumbuk Bumi dengan hebatnya ? Tidak. Atmosfer Bumi memiliki kemampuan menahan serbuan bongkahan-bongkahan batuan dari antariksa ini hingga garis tengah 10 meter. Di bawah nilai tersebut, seluruh batuan angkasa yang masuk akan menghadapi tekanan ram yang sangat hebat dari atmosfer sehingga mereka menguap sepenuhnya di ketinggian 60-30 km sebagai meteor cemerlang (fireball). Jadi, jangan khawatir berlebihan..

Asteroid 2009 TM8 di atas Honolulu, disimulasikan pada 17 Oktober 2011 pukul 01:09 waktu setempat dengan Starry Night.
Asteroid 2009 TM8 di atas Honolulu, disimulasikan pada 17 Oktober 2011 pukul 01:09 waktu setempat dengan Starry Night.

Ma'rufin Sudibyo

Orang biasa saja yang suka menatap bintang dan sedang mencoba menjadi komunikator. Saat ini sebagai ketua tim ahli Badan Hisab dan Rukyat Daerah (BHRD) Kebumen, Jawa Tengah. Aktif pula dalam Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Falak Rukyatul Hilal Indonesia (LP2IF RHI), Ikatan Cendekiawan Falak Indonesia (ICFI), Jogja Astro Club dan International Crescent Observations Project(ICOP). Juga sebagai pembimbing dan pendamping Forum Kajian Ilmu Falak (FKIF) Gombong dan Majelis Kajian Ilmu Falak (MKF) Kebumen, keduanya di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

2 thoughts on “2009 TM8 Melintas Lebih Dekat dari Bulan

Leave a Reply