14 Desember 2014 Akan Terjadi Hujan Meteor Geminids

Tahun 2014 akan segera usai dan tahun baru 2015 telah didepan mata. Menjelang dipenghujung tahun ini sebuah fenomena alam hujan meteor akan kembali mewarnai langit Indonesia. Hujan Meteor apakah yang akan terjadi? Ya tak salah lagi, dialah hujan meteor Geminids yang kembali menghiasi langit malam Indonesia dipenghujung tahun 2014 ini.


Mengawali aktifitasnya pada tanggal 4 Desember 2014 hingga berakhir pada tanggal 17 Desember 2014, hujan meteor Geminids atau Geminids Meteor Shower akan mencapai puncak hujan meteor pada hari minggu malam tanggal 14 Desember 2014 dengan arah sumber hujan meteor berasal dari rasi Gemini yang terbit pukul 20.00 WIB. Banyaknya meteor yang tampak dilangit malam saat itu diprediksikan hingga 120 meteor setiap jamnya sehingga bagi anda para pengamat langit serta astronom amatir akan sangat rugi sekali jika melewatkan pertunjukkan langit yang satu ini. Hujan meteor Geminids dapat diamati diseluruh kota di Indonesia

Rasi Gemini sebagai radiant hujan meteor Geminids. Sumber : Eko Hadi G melalui Stellarium
Rasi Gemini sebagai radiant hujan meteor Geminids. Sumber : Eko Hadi G melalui Stellarium

Mengamati hujan meteor tentunya harus dilakukan dilangit yang jauh dari polusi cahaya. Menimbang kondisi langit pada saat puncak hujan meteor yaitu pada tanggal 14 Desember 2014, langit pada malam itu akan cukup terang karena fase Bulan saat itu sedang berada pada fase Bulan separuh tua atau last quarter. Bulan akan terbit dari ufuk timur pada pukul 23.42 WIB sedangkan arah sumber hujan meteor akan terbit pukul 20.00 WIB sehingga masih ada selang waktu sekitar 3 jam untuk mengamati puncak hujan meteor sebelum langit terang karena terang oleh cahaya Bulan.

Untuk mengamati hujan meteor Geminids ini para pengamat langit tidak dianjurkan menggunakan binokuler bahkan teleskop. Dalam pengamatan hujan meteor, pengamat justru diwajibkan menggunakan mata telanjang atau pengamatan tanpa alat bantu optik(kecuali kacamata). Mengamati hujan meteor sangat berbeda dengan mengamati planet, bintang maupun bendal langit lainnya yang jelas keberadaannya. Karena hujan meteor datangnya tidak dapat diduga baik waktu maupun posisinya dilangit maka pengamatan hujan meteor sangat membutuhkan medan pandang yang luas untuk melihatnya dilangit malam. Tips bagaimana cara mengamati hujan meteor pengamatan hujan meteor dapat anda simak pada artikel “Tips Melihat Hujan Meteor


Penjelajah Langit Open Publik
Berkena’an dengan adanya event astronomi yang spektakuler ini, Klub astronomi Penjelajah Langit akan menggelar pengamatan bersama bertempat di landasan FASI pantai depok bantul yogyakarta atau di kawasan Manasik Haji pantai parangkusumo bantul Yogyakarta mulai dari Minggu malam hingga senin pagi. Pengamatan ini terbuka untuk umum dan free sehingga bagi siapa saja yang ingin bergabung anda dapat langsung ikut mengamati bersama Klub Astronomi Penjelajah Langit. Bilamana langit ternyata hujan maka pengamatan akan diganti dengan diskusi astronomi seputar hujan meteor. Informasi serta kontak lebih lanjut dapat menghubungi Ghifari Yusuf pada 0857-3751-6667. Bergabunglah di Grup Penjelajah Langit dan ikutlah aktifitas pengamatan langit serta diskusi astronomi yang kami adakan.

Eko Hadi G

Penulis dan editor di Kafe Astronomi.com yang mendalami dunia astronomi amatir semenjak tahun 2010. Selain astrofotografi, Web Kafe Astronomi.com merupakan salah satu wujud kecintaannya kepada dunia astronomi di Indonesia. Email : [email protected] Fb : Eko Hadi G

Leave a Reply